Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎ Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran

Berita

Dinkominfo Demak Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Tiga Aplikasi Jalani IT Security Assessment

badge-check


					Dinkominfo Demak Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Tiga Aplikasi Jalani IT Security Assessment Perbesar

Klikjateng Demak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat keamanan sistem informasi guna mendukung pelayanan publik yang lebih optimal. Upaya tersebut dilakukan melalui IT Security Assessment (ITSA) terhadap tiga aplikasi berbasis website, yakni Satu Data Demak, JDIH Kabupaten Demak, dan Desa Waskita.

‎

‎Komitmen tersebut disampaikan dalam Kick Off Meeting IT Security Assessment yang digelar di Ruang Rapat Smart City, Senin (6/7/2026).

‎

‎Sekretaris Dinkominfo Demak, Tri Edy Utomo, mengatakan ITSA merupakan proses identifikasi kerentanan dan penilaian risiko terhadap sistem aplikasi, website, maupun infrastruktur jaringan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mengoptimalkan kinerja pemerintahan.

‎

‎”ITSA merupakan langkah strategis dan proaktif untuk mengidentifikasi serta memetakan kerentanan pada infrastruktur, aplikasi, dan sistem. Melalui kegiatan ini, kita dapat mengukur kepatuhan terhadap standar keamanan nasional maupun internasional, sekaligus menyusun strategi mitigasi risiko yang lebih kuat, terukur, dan tepat sasaran guna menjaga integritas data organisasi,” ujar Tri Edy.

‎

‎Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinkominfo Demak, Andy Kurniawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan ITSA menjadi wujud sinergi antara Dinkominfo dan BSSN dalam memperkuat keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.

‎

‎Ia menjelaskan, pelaksanaan ITSA tahun 2026 merupakan yang kedelapan sejak pertama kali dilaksanakan pada 2017. Hingga saat ini, sebanyak 30 aplikasi milik Pemerintah Kabupaten Demak telah menjalani asesmen keamanan.

‎

‎Andy berharap hasil asesmen tersebut mampu meningkatkan keamanan aplikasi yang digunakan pemerintah daerah sehingga kinerjanya semakin optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎

‎Di sisi lain, Tim BSSN, Aeni Jamalia, menjelaskan bahwa layanan IT Security Assessment mencakup identifikasi kerentanan serta pemberian rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan celah keamanan pada sistem elektronik, baik website, API, aplikasi Android dan iOS, jaringan, maupun server.

‎

‎”Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk melaksanakan pengujian ini. Selain mengidentifikasi kerentanan, kami juga akan memberikan rekomendasi solusi dan langkah-langkah pengamanan yang dapat diterapkan,” kata Aeni.

‎

‎Melalui kerja sama ini, Pemkab Demak berharap sistem informasi yang digunakan semakin aman, andal, dan mampu mendukung pelayanan publik yang cepat, efektif, serta terlindungi dari berbagai ancaman siber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita