Menu ✖

Mode Gelap
Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran Bupati Blora Lantik Sunaryo Jadi Sekda, Harmonisasi Anggaran 2027 Jadi Prioritas Bupati Kudus Minta Pemetaan Rawan Konflik Diperkuat, Warga Diimbau Bijak Bermedia Sosial Siwalan Sulang Rembang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi, Disperinaker Gelar Pelatihan Pemkab Gresik Studi Tiru Pengelolaan PI 10 Persen Migas ke Blora, Cari Sumber Pendapatan Alternatif ‎ Ribuan Jemaah Padati Alun-Alun, Blora Bersholawat Bersama Habib Bidin dan Azzahir ‎

Berita

Bupati Blora Lantik Sunaryo Jadi Sekda, Harmonisasi Anggaran 2027 Jadi Prioritas

badge-check


					Bupati Blora Lantik Sunaryo Jadi Sekda, Harmonisasi Anggaran 2027 Jadi Prioritas Perbesar

Klikjateng, BLORA – Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman melantik Sunaryo, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora dalam upacara pengambilan sumpah dan pelantikan di Halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (28/10/2026).

‎

‎Pelantikan pejabat pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora tersebut dilaksanakan setelah upacara peringatan ke-98 Hari Sumpah Pemuda dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

‎

‎Momentum pelantikan ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

‎

‎Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj. Sekda Blora Dasiran, serta para kepala perangkat daerah, camat, dan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Blora.

‎

‎Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa pelantikan Sekda merupakan bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk menjamin keberlangsungan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

‎

‎Menurutnya, Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan koordinasi, sinkronisasi, serta pembinaan birokrasi berjalan efektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎

‎Sekda juga menjadi penggerak utama birokrasi agar seluruh program pembangunan dapat terlaksana secara terpadu, efektif, dan akuntabel.

‎

‎“Saya percaya, dengan pengalaman, kompetensi, dan dedikasi yang saudara miliki, akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.

‎

‎Bupati berharap Sunaryo dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab barunya. Selain itu, ia meminta Sekda yang baru membangun koordinasi kuat dengan seluruh perangkat daerah serta menciptakan iklim kerja yang kondusif.

‎

‎Sinergi dengan DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan juga perlu terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Blora.

‎

‎Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa berbagai tantangan pembangunan saat ini membutuhkan respons yang cepat, tepat, dan terukur. Karena itu, birokrasi dituntut menjadi organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

‎

‎Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Blora untuk memperkuat budaya kerja yang mengedepankan profesionalisme, integritas, disiplin, serta penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

‎

‎“Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah,” tegasnya.

‎

‎Pada akhir sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan ucapan selamat kepada Sunaryo atas amanah yang diberikan. Ia berharap Sekda yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

‎

‎Anggaran 2027 Jadi Prioritas Sekda Baru

‎

‎Usai dilantik, Sekda Blora Sunaryo, menyampaikan bahwa salah satu prioritas yang harus segera ditangani adalah pembahasan anggaran Tahun 2027.

‎

‎Menurutnya, harmonisasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah menjadi hal penting agar program pembangunan selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta program prioritas nasional dalam Asta Cita.

‎

‎“Secara umum, pembahasan anggaran 2027 ini mendesak. Kita perlu melakukan harmonisasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah untuk menyelaraskan visi-misi kepala daerah dengan Asta Cita sebagai program nasional. Semuanya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus sinkron dari bawah hingga atas demi mencapai tujuan bersama,” ungkap Sunaryo.

‎

‎Selain penyelarasan program dan anggaran, Sunaryo menyebut terdapat sejumlah aspek tata kelola pemerintahan yang perlu segera dipelajari dan diperkuat.

‎

‎Di antaranya Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), harmonisasi peraturan perundang-undangan, serta pengelolaan barang milik daerah.

‎

‎“Mulai dari SAKIP, sistem akuntabilitas pemerintah daerah, kemudian Reformasi Birokrasi, harmonisasi peraturan perundang-undangan, hingga pengelolaan barang milik daerah. Itu merupakan poin-poin penting yang harus kami pelajari,” jelasnya.

‎

‎Dengan dilantiknya Sekda yang baru, Pemkab Blora diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan prioritas daerah dan nasional.

‎

‎Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan pembangunan Kabupaten Blora yang lebih baik.

‎

‎Sesarengan mBangun Blora, Maju dan Berkelanjutan.

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita