Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kudus Minta Pemetaan Rawan Konflik Diperkuat, Warga Diimbau Bijak Bermedia Sosial Siwalan Sulang Rembang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi, Disperinaker Gelar Pelatihan Pemkab Gresik Studi Tiru Pengelolaan PI 10 Persen Migas ke Blora, Cari Sumber Pendapatan Alternatif ‎ Ribuan Jemaah Padati Alun-Alun, Blora Bersholawat Bersama Habib Bidin dan Azzahir ‎ Borong 4 Emas di Hari Pertama, Dayung Blora Tancap Gas di Porprov Jateng 2026 Pemkab Blora Perpanjang Kerja Sama dengan UT Semarang, Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Berita

Ribuan Jemaah Padati Alun-Alun, Blora Bersholawat Bersama Habib Bidin dan Azzahir ‎

badge-check


					Ribuan Jemaah Padati Alun-Alun, Blora Bersholawat Bersama Habib Bidin dan Azzahir ‎ Perbesar

Klikjateng, BLORA – Ribuan jemaah dari berbagai kalangan memadati Alun-Alun Blora, Senin malam (26/10/2026), untuk mengikuti kegiatan akbar Blora Bersholawat. Meski sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat untuk berselawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan grup hadrah Azzahir dari Pekalongan tetap tinggi.

‎

‎Kegiatan yang didukung PT Sukun Wartono Indonesia tersebut menjadi salah satu puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus menyambut Hari Jadi Kabupaten Blora ke-277.

‎

‎Selain menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf atau yang akrab disapa Habib Bidin bersama Azzahir, acara tersebut juga diisi tausiah oleh KH Anwar Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah, Simo, Bojonegoro.

‎

‎Sejak awal acara, ribuan jemaah dari berbagai daerah tampak memadati kawasan alun-alun. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, larut dalam suasana religius.

‎

‎Hujan yang mengguyur Blora pada awal kegiatan tidak menyurutkan semangat para jemaah. Sebagian di antara mereka telah mempersiapkan jas hujan dan payung agar tetap bisa mengikuti rangkaian Blora Bersholawat hingga selesai.

‎

‎Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan lantunan selawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin bersama grup Azzahir. Suasana semakin khidmat ketika ribuan jemaah serentak melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

‎

‎Dalam sambutannya, Habib Ali Zainal Abidin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Blora Bersholawat yang kembali digelar di Alun-Alun Blora.

‎

‎Ia menyebut, kegiatan tersebut memiliki kenangan tersendiri karena pada tahun sebelumnya, tepat pada 26 Oktober, dirinya bersama para jemaah juga berkumpul di lokasi yang sama untuk berselawat.

‎

‎“Alhamdulillah, malam hari ini banyak dihadiri oleh para guru-guru kita, para masyaikh, para ulama, para kiai, guru-guru kita semua yang hadir. Begitu juga dari jajaran Kabupaten Blora komplit,” ucapnya.

‎

‎Habib Bidin juga mendoakan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman beserta jajaran pemerintah daerah agar senantiasa diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan amanah.

‎

‎“Terkhusus kepada beliau Bapak Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman beserta jajarannya, diberikan kekuatan, diberikan keselamatan dunia dan akhirat untuk memimpin Kabupaten Blora menjadi kabupaten yang jauh lebih hebat dan lebih maju,” tambahnya.

‎

‎Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Blora Bersholawat.

‎

‎Secara khusus, ia mengapresiasi PT Sukun Wartono Indonesia yang secara konsisten mendukung kegiatan tersebut.

‎

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan ini, khususnya kepada PT Sukun yang secara konsisten istiqomah untuk mendukung acara Blora Bersholawat ini,” ungkapnya.

‎

‎Bupati yang akrab disapa Gus Arief tersebut juga mendoakan Habib Bidin dan KH Anwar Zahid agar senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat terus membimbing masyarakat Blora.

‎

‎Ia berharap kedua ulama tersebut dapat terus hadir dalam kegiatan keagamaan di Kabupaten Blora pada tahun-tahun mendatang.

‎

‎“Semoga beliau berdua ini selalu diberikan kesehatan, panjang umur untuk bisa selalu membersamai kita, membimbing kita semuanya,” ujarnya.

‎

‎Dalam sambutannya, Arief Rohman juga mengungkapkan kedekatan kedua ulama tersebut dengan Kabupaten Blora. Ia menyebut Habib Bidin memiliki kebiasaan menikmati nasi pecel daun jati saat sarapan dan sate kambing Pak Muntaha pada malam hari ketika berada di Blora.

‎

‎Sementara KH Anwar Zahid, menurutnya, memiliki makanan favorit berupa lontong Pak Dasrip.

‎

‎“Habib Bidin kalau tiba di Blora pasti pagi sarapannya sego pecel daun jati, kalau malam sate kambing Pak Muntaha. Kalau Abah Anza itu sudah request saya, jangan lupa lontong Pak Dasrip,” tuturnya.

‎

‎Gus Arief menambahkan, Blora Bersholawat tahun ini digelar tepat satu tahun setelah kegiatan serupa berlangsung di lokasi yang sama. Acara tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dan menyambut Hari Jadi Kabupaten Blora ke-277.

‎

‎Ia menyampaikan bahwa Pemkab Blora telah menyiapkan sejumlah kegiatan hiburan dan keagamaan untuk masyarakat dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah.

‎

‎“November insyaallah Gus Iqdam hadir di Blora dan nanti Desember insyaallah kita juga Habib Syech untuk acara bersholawatannya,” katanya.

‎

‎Selain kegiatan selawat, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blora juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lain, mulai dari pertunjukan musik hingga wayang kulit.

‎

‎“Kami akan memberikan persembahan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Blora. Tidak hanya selawatan, musik ada, wayangan dan sebagainya. Insyaallah akan kita laksanakan dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Blora,” imbuhnya.

‎

‎Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Blora berharap semangat religiusitas dan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW semakin kuat.

‎

‎Blora Bersholawat juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Blora ke-277.

‎

‎Antusiasme jemaah yang hadir secara langsung maupun masyarakat yang menyaksikan melalui siaran langsung berbagai kanal YouTube menjadi bukti bahwa semangat berselawat terus tumbuh dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita