Menu

Mode Gelap
Geger, Wanita di Tempellemahbang Blora Ditemukan Meninggal Gantung Diri Pemkab Blora Pangkas Anggaran Internet hingga Rp600 Juta, Terapkan Standarisasi di OPD dan Kecamatan Komisi D DPRD Blora Soroti Banyaknya PBI Nonaktif, Dorong OPD Segera Turun ke Lapangan Oknum Guru SMP di Blora Nonaktif Mengajar, Dipindah Sementara ke Korwil Jati Komisi A DPRD Blora Desak Penutupan Karaoke Ilegal dan Percepatan Perbup Miras Dorong Digitalisasi PBB, Pemkab Grobogan Gandeng LKK dari Desa untuk Kembangkan Layanan Ramah Warga

Berita

‎Pemkab Blora Aktifkan Kembali Program Gastra, Bupati Pastikan Tak Ada Pengurangan PPPK ‎

badge-check


					‎Pemkab Blora Aktifkan Kembali Program Gastra, Bupati Pastikan Tak Ada Pengurangan PPPK ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora — Setelah jeda selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Blora kembali menggelar Program Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra) di Pendopo Kabupaten Blora, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini diisi dengan salat subuh berjemaah, zikir, serta sedekah subuh yang rutin dilaksanakan setiap selapan atau 35 hari sekali.

‎Program Gastra menjadi salah satu upaya nyata Pemkab Blora dalam meningkatkan kepedulian sosial, khususnya untuk menyantuni anak-anak yatim piatu di seluruh wilayah Kabupaten Blora.

‎Dalam sambutannya, Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan aparatur, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia memastikan tidak akan ada pengurangan PPPK di Kabupaten Blora.

‎“Di beberapa daerah ada pengurangan PPPK, namun di Blora kami pastikan tidak ada pengurangan. Kami akan tetap mengamankan PPPK,” tegasnya.

‎Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya perhatian terhadap anak-anak yatim. Ia mengungkapkan telah meminta data dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Dinas Sosial agar bantuan dapat tersalurkan secara maksimal dan tepat sasaran.

‎Menurutnya, selain melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Program Gastra akan kembali dioptimalkan sebagai wadah gotong royong dan kepedulian bersama.

‎“Saya ingin seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, ikut berpartisipasi. Mekanismenya akan kita bagi, dan saya akan pantau langsung. Ini sebagai bentuk rasa syukur kita sekaligus untuk membantu anak-anak yatim dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

‎Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk berkontribusi secara rutin melalui sedekah harian. Ia menilai nominal kecil jika dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar.

‎“Kalau sehari Rp2.000 saya kira tidak berat. Kalau bisa terkumpul Rp10 juta per hari, maka dalam seminggu bisa mencapai Rp50 juta. Ini nanti kita kembalikan untuk santunan anak yatim maupun masyarakat yang belum tercover Baznas,” tambahnya.

‎Tak hanya itu, Pemkab Blora juga berencana memperkuat gerakan berbagi setiap hari Jumat, seperti pembagian nasi maupun bentuk bantuan lainnya yang akan dikoordinasikan lebih lanjut.

‎Melalui program ini, Bupati berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, baik di tingkat nasional maupun global.

‎“Kami berharap melalui kegiatan sedekah dan berbagi ini, kita bisa saling membantu dan menolong, sehingga Kabupaten Blora tetap aman, sejahtera, maju, dan berkah menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.

‎Bupati juga meminta dukungan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar turut aktif membantu masyarakat yang membutuhkan.

‎Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Gastra, mulai dari Baznas, BUMD, Bagian Kesra, hingga seluruh panitia dan jamaah yang istiqomah mengikuti kegiatan setiap selapan.

‎Kegiatan yang terbuka bagi ASN dan masyarakat umum ini ditutup dengan tausiyah serta doa bersama.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita