Klikjateng, Blora – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, mengakibatkan bencana tanah longsor di Desa Kemiri pada Minggu (12/04/2026). Akibat kejadian tersebut, sedikitnya empat rumah warga di RT 02 RW 01 mengalami kerusakan serius setelah tanah pondasi bangunan amblas.
Peristiwa bermula sekitar pukul 04.30 WIB saat salah satu warga, AK (31), mendengar suara retakan dari rumahnya. Menyadari kondisi tanah mulai bergerak dan berpotensi longsor, ia segera mengevakuasi istri dan anaknya untuk menyelamatkan diri.
Kondisi semakin memburuk saat hujan deras kembali mengguyur pada sore hari, memicu pergerakan tanah susulan. Selain rumah milik AK, tiga rumah warga lainnya, yakni milik S, K, dan R, juga terdampak hingga mengalami kerusakan pada bagian struktur bangunan.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasi Humas Polres Blora AKP Midiyono membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
“Begitu menerima laporan, personel Polsek Jepon langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga serta mengamankan area sekitar lokasi kejadian,” ujar Midiyono.
Sebagai langkah penanganan awal, warga bersama petugas berupaya menyangga bangunan yang miring menggunakan tiang darurat guna mencegah kerusakan lebih parah. Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor di Blora, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang masih tinggi.
“Warga diharapkan tetap siaga dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah guna mengantisipasi risiko yang lebih besar,” pungkasnya.






