Menu

Mode Gelap
Truk dan Pick up Terlibat Kecelakaan di Jalan Blora–Cepu, Tiga Orang Terlibat Insiden Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat

Berita

Diterjang Angin Kencang Saat Renovasi, Rumah Lansia di Kradenan Blora Roboh ‎

badge-check


					Diterjang Angin Kencang Saat Renovasi, Rumah Lansia di Kradenan Blora Roboh ‎ Perbesar

‎Klikjateng, Blora — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, mengakibatkan satu unit rumah warga di Dukuh Jompong, Desa Sumber roboh pada Minggu (12/04/2026) sore. Rumah tersebut diketahui milik seorang lansia berinisial B (73).

‎Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum kejadian, rumah berbentuk mujur tersebut sedang dalam proses perbaikan pondasi. Seluruh papan dinding telah dilepas oleh para pekerja, sehingga hanya menyisakan struktur tiang dan atap.

‎Saat proses perbaikan berlangsung, cuaca tiba-tiba berubah ekstrem dengan hujan deras disertai angin kencang. Kondisi bangunan yang sudah tidak memiliki dinding penyangga membuat struktur rumah menjadi tidak stabil hingga akhirnya ambruk rata dengan tanah.

‎Kapolres Blora Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora Midiyono membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa personel Polsek Kradenan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

‎“Anggota sudah mendatangi TKP untuk membantu evakuasi barang-barang milik korban serta melakukan pendataan. Dugaan sementara, rumah roboh akibat terpaan angin kencang saat kondisi bangunan sedang dalam renovasi tanpa dinding penyangga,” jelas AKP Midiyono.

‎Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Pemilik rumah maupun para pekerja berhasil menyelamatkan diri saat bangunan mulai roboh.

‎Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp75 juta, terutama akibat kerusakan pada rangka kayu jati serta atap genteng yang pecah.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih sering terjadi di wilayah Blora, khususnya saat melakukan aktivitas pembangunan atau renovasi rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita