Menu

Mode Gelap
Polsek Todanan Ungkap Komplotan Curanmor Lintas Daerah, Dua Pelaku Diamankan ‎ Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Gelar Mural Competition Libatkan Pelajar SMP dan SMA Sekda Grobogan Tekankan Evaluasi dan Kolaborasi untuk Percepat Penurunan Stunting ‎ Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Festival E-Sport, Cosplay, Kuliner hingga Layanan Kesehatan Gratis Pemkab Rembang Percepat Pengalihan Jalur Angkutan Tambang di Kecamatan Sale ‎ Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu

Berita

Diterjang Angin Kencang Saat Renovasi, Rumah Lansia di Kradenan Blora Roboh ‎

badge-check


					Diterjang Angin Kencang Saat Renovasi, Rumah Lansia di Kradenan Blora Roboh ‎ Perbesar

‎Klikjateng, Blora — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, mengakibatkan satu unit rumah warga di Dukuh Jompong, Desa Sumber roboh pada Minggu (12/04/2026) sore. Rumah tersebut diketahui milik seorang lansia berinisial B (73).

‎Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum kejadian, rumah berbentuk mujur tersebut sedang dalam proses perbaikan pondasi. Seluruh papan dinding telah dilepas oleh para pekerja, sehingga hanya menyisakan struktur tiang dan atap.

‎Saat proses perbaikan berlangsung, cuaca tiba-tiba berubah ekstrem dengan hujan deras disertai angin kencang. Kondisi bangunan yang sudah tidak memiliki dinding penyangga membuat struktur rumah menjadi tidak stabil hingga akhirnya ambruk rata dengan tanah.

‎Kapolres Blora Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora Midiyono membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa personel Polsek Kradenan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

‎“Anggota sudah mendatangi TKP untuk membantu evakuasi barang-barang milik korban serta melakukan pendataan. Dugaan sementara, rumah roboh akibat terpaan angin kencang saat kondisi bangunan sedang dalam renovasi tanpa dinding penyangga,” jelas AKP Midiyono.

‎Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Pemilik rumah maupun para pekerja berhasil menyelamatkan diri saat bangunan mulai roboh.

‎Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp75 juta, terutama akibat kerusakan pada rangka kayu jati serta atap genteng yang pecah.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih sering terjadi di wilayah Blora, khususnya saat melakukan aktivitas pembangunan atau renovasi rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita