Klikjateng Blora – Pemerintah Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, menggelar seleksi pengisian perangkat desa untuk mengisi lima jabatan yang selama ini kosong. Seleksi tersebut diikuti sebanyak 18 peserta yang bersaing memperebutkan lima formasi yang tersedia.
Kepala Desa Plosorejo, Suwiknyo, mengatakan formasi yang dibuka meliputi satu jabatan Sekretaris Desa (Sekdes), dua jabatan Kasi, dan dua jabatan Kaur.
”Ada lima formasi yang dibuka, yakni Sekdes, dua Kasi, dan dua Kaur,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Menurut Suwiknyo, kekosongan jabatan tersebut sebagian besar disebabkan karena perangkat desa memasuki masa pensiun (sudah pensiun). Selain itu, terdapat perangkat yang meninggal dunia sehingga posisinya harus segera diisi.
”Sebagian karena pensiun, ada juga yang meninggal dunia. Salah satunya pada jabatan Kasi Pemerintahan,” katanya.
Ia menjelaskan, jabatan Sekdes menjadi salah satu posisi yang paling lama kosong. Bahkan, menurutnya, jabatan tersebut telah kosong sejak dirinya menjabat sebagai kepala desa.
”Kalau Sekdes itu sudah lama sekali kosong. Sejak saya menjabat kepala desa, posisi itu belum terisi,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan pengisian perangkat desa, pemerintah desa terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum membentuk Tim Pelaksana (Timlak) seleksi. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Persyaratan peserta mengacu pada aturan yang telah ditetapkan, termasuk syarat pendidikan minimal SMA serta sistem pembobotan nilai yang mempertimbangkan domisili, pendidikan, dan kriteria lainnya sesuai regulasi.

Suwiknyo menambahkan, proses seleksi juga mendapat pengawasan dari berbagai pihak untuk memastikan pelaksanaannya berjalan transparan dan sesuai aturan. Pengawasan dilakukan oleh pihak Kecamatan Kunduran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta unsur Forkopimcam seperti Polsek dan Koramil.
”Pengawasan ada dari kecamatan, PMD, Kapolsek, dan Danramil sehingga prosesnya berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Ia bersyukur seluruh tahapan seleksi sejauh ini berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
”Alhamdulillah sampai saat ini lancar-lancar saja,” ujarnya.
Suwiknyo berharap perangkat desa yang nantinya terpilih dapat membantu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat jalannya roda pemerintahan desa.
”Harapannya setelah formasi ini terisi penuh, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin maksimal dan pemerintahan desa dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.






