Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Sejumlah Wilayah di Rembang Terendam Banjir, Bupati Harno Turun Langsung ke Lokasi

badge-check


					Sejumlah Wilayah di Rembang Terendam Banjir, Bupati Harno Turun Langsung ke Lokasi Perbesar

Klikjateng, Rembang – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rembang pada Sabtu (22/3/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, terutama di bagian timur Rembang. Air limpasan yang mengalir ke permukiman warga mengakibatkan genangan cukup tinggi di beberapa titik.

Hingga pukul 22.00 WIB, kondisi air di beberapa daerah mulai surut. Meski begitu, petugas gabungan tetap disiagakan untuk memastikan keamanan warga serta melakukan penanganan lebih lanjut.

Bupati Rembang, Harno, turun langsung ke lokasi banjir guna memantau kondisi terkini. Salah satu wilayah yang dikunjunginya adalah Desa Menoro, Kecamatan Sedan, yang terdampak cukup parah.

“Kami ingin memastikan kondisinya secara langsung. Karena laporannya ada beberapa titik, bahkan ada yang sampai setinggi lutut orang dewasa. Ada juga yang sampai fasilitas umum yang rusak. Kita perlu pastikan,” ujar Harno, Sabtu (22/3/2025) malam.

Pemerintah Kabupaten Rembang juga akan segera melakukan analisis bersama instansi terkait untuk mengetahui penyebab utama banjir dan mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sementara itu, petugas gabungan terus melakukan upaya evakuasi, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Bencana banjir ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, dan diharapkan langkah mitigasi yang tepat dapat segera diterapkan untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita