Menu

Mode Gelap
Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta Blora Tawarkan Potensi Beras dan Sapi ke ID FOOD, Bidik Pasar Premium hingga Ekspor

Berita

Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan

badge-check


					Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Perbesar

Klikjateng, Kudus — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menutup rangkaian Pelatihan/Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Kompleks Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (15/9/2026).

‎Penutupan tersebut menjadi akhir dari rangkaian pembekalan yang diikuti 659 PPPK dari berbagai bidang, mulai tenaga guru, kesehatan hingga tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati Sam’ani mengingatkan para PPPK bahwa mereka merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

‎Ia meminta seluruh PPPK bekerja secara maksimal, menaati aturan, serta menjaga integritas selama menjalankan tugas.

‎”PPPK adalah bagian dari ASN. Bekerjalah secara maksimal dan layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Aturan yang berlaku harus dipatuhi, jangan sampai melakukan pelanggaran. Jaga integritas karena kita diberi amanah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Sam’ani.

‎Selain integritas, Bupati mendorong para PPPK untuk terus meningkatkan kompetensi. Penguasaan teknologi informasi (IT), kemampuan pelayanan, serta peningkatan kinerja dinilai penting untuk menghadapi tuntutan pekerjaan dan perkembangan zaman.

‎”Terus belajar dan tingkatkan kompetensi. Kuasai IT, tingkatkan kemampuan pelayanan, dan tunjukkan kinerja yang baik. Talenta-talenta muda harus terus berkembang sehingga menjadi bagian dari peningkatan kualitas SDM ASN di Kabupaten Kudus,” ujarnya.

‎Sam’ani juga berpesan agar para PPPK tidak hanya memperhatikan pekerjaan, tetapi tetap menjaga keharmonisan keluarga. Menurutnya, keseimbangan kehidupan keluarga dapat menjadi pendukung dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

‎”Syukuri apa yang sudah ada dan apa yang sudah kita terima. Jalankan amanah dengan baik, terus belajar, dan jaga keharmonisan rumah tangga. Mudah-mudahan kita semua bisa bekerja dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus Tulus Tri Yatmika mengatakan, orientasi PPPK tahun 2026 dilaksanakan dalam 18 angkatan dengan jumlah keseluruhan 659 peserta.

‎Pembelajaran klasikal berlangsung mulai 13 April hingga 2 September 2026 di Balai Diklat Pemerintah Kabupaten Kudus “Sonya Warih”, Desa Menawan, Kecamatan Gebog.

‎Menurut Tulus, orientasi tersebut bertujuan membentuk ASN PPPK yang profesional dan berintegritas, sekaligus memahami tugas serta fungsi secara efektif dan efisien.

‎”Orientasi ini bertujuan membentuk ASN PPPK yang profesional, berintegritas, serta memahami tugas dan fungsinya secara efektif dan efisien. Pembekalan yang diberikan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

‎Salah satu peserta, Andhi Mardian dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti seluruh rangkaian pembekalan.

‎Ia menyebut materi yang diterima memberikan pemahaman mengenai nilai dasar ASN, kedisiplinan, integritas, profesionalisme hingga pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎”Setelah mengikuti seluruh rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) PPPK, saya memperoleh banyak pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran yang sangat berharga, khususnya mengenai nilai-nilai dasar ASN, kedisiplinan, integritas, profesionalisme, serta pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Andhi.

‎Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian orientasi bagi 659 PPPK di lingkungan Pemkab Kudus. Pemerintah Kabupaten Kudus berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama pembekalan dalam menjalankan tugas.

‎Dengan demikian, keberadaan PPPK diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung kinerja pemerintahan Kabupaten Kudus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita