Klikjateng, Blora — Kepedulian terhadap sesama di tengah musim kemarau ditunjukkan Sanggar Seni Barong dan Reog Singo Sari Budoyo, Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.
Sanggar seni tersebut menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan mulai 30 September hingga 5 Oktober 2026 mendatang.
Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Blora dalam beberapa pekan terakhir berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Sejumlah wilayah di Kecamatan Ngawen turut merasakan dampaknya, sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Sanggar Seni Barong dan Reog Singo Sari Budoyo yang dipimpin Dr. Subagio Sri Utomo, S.H., M.H., tergerak untuk membantu masyarakat. Meski saat ini berada di Bandung, kepeduliannya terhadap kondisi warga di kampung halaman tetap ditunjukkan melalui aksi sosial tersebut.
Koordinator lapangan, Anan, bersama Pemerintah Kecamatan Ngawen turut mengatur proses pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat.
Bantuan tersebut direncanakan menjangkau 27 Desa dan 2 Kelurahan di wilayah Kecamatan Ngawen dan dilaksanakan selama enam hari. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan luasnya wilayah serta tingginya kebutuhan masyarakat terhadap air bersih.
Antusiasme warga terlihat saat mobil tangki tiba di lokasi. Warga langsung berdatangan dengan membawa berbagai wadah, mulai dari jerigen, drum, ember hingga galon untuk menampung air.
Salah seorang warga mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan tersebut.
“Bantuan ini sangat berarti. Sudah berminggu-minggu kami kesulitan mendapatkan air bersih dan harus mencari ke tempat yang jauh. Alhamdulillah ada bantuan dari sanggar seni ini,” ungkapnya.
Proses pendistribusian air bersih juga menghadapi sejumlah kendala. Banyaknya mobil tangki dari berbagai wilayah yang sama-sama membutuhkan pasokan air membuat antrean di sejumlah sumber air cukup panjang.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk tetap menyalurkan bantuan secara bertahap hingga sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Anan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sanggar seni terhadap masyarakat.
“Dari seni untuk kemanusiaan, dari masyarakat untuk masyarakat. Inilah hakikat seni yang sebenarnya. Ketika budaya hadir untuk membantu kesulitan warga,” ujar Anan mewakili Sanggar Seni Barong dan Reog Singo Sari Budoyo.
Menurutnya, keberadaan sanggar seni tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya tradisional, tetapi juga dapat mengambil peran dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan tersebut, Sanggar Seni Barong dan Reog Singo Sari Budoyo berharap bantuan air bersih dapat sedikit meringankan beban masyarakat Kecamatan Ngawen yang menghadapi kesulitan air selama musim kemarau.
Sementara itu, Salma, salah seorang warga Kelurahan Ngawen, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan sanggar tersebut.
Ia berharap aksi sosial serupa dapat menginspirasi sanggar-sanggar seni lainnya di Kabupaten Blora untuk turut peduli terhadap kondisi dan kesulitan masyarakat.
“Semoga ada sanggar seni Barong lainnya di Blora yang peduli terhadap nasib dan kesulitan warga masyarakat desa, sebagaimana yang dicontohkan oleh Sanggar Seni Barong dan Reog Singo Sari Budoyo,” tuturnya.






