Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Rem Blong, Truk Tronton Terperosok di Jalan Raya Blora–Ngawen, Tak Ada Korban Jiwa

badge-check


					Rem Blong, Truk Tronton Terperosok di Jalan Raya Blora–Ngawen, Tak Ada Korban Jiwa Perbesar

Klikjateng, Blora — Sebuah truk tronton mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Blora–Ngawen, tepatnya di wilayah Dukuh Karangtawang, Desa Tawangrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Eko Purnomo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk Nissan Tronton bernomor polisi H 9098 PA warna biru-silver yang dikemudikan oleh Purwadi (54), warga Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, melaju dari arah barat menuju timur.

“Sesampainya di lokasi kejadian, truk mengalami rem blong. Untuk menghindari kecelakaan yang lebih fatal, pengemudi berusaha membanting setir ke arah kiri hingga akhirnya kendaraan terperosok ke bahu jalan,” terang Ipda Eko Purnomo.

Akibat insiden tersebut, truk mengalami kerusakan pada bagian depan, namun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Blora segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan membantu proses evakuasi kendaraan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan kemudian dievakuasi dan diamankan untuk diperbaiki di bengkel,” tambahnya.

Satlantas Polres Blora mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan besar agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum beroperasi, terutama sistem pengereman, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita