Menu

Mode Gelap
Bupati Blora Dukung Peluncuran 295 Koperasi Merah Putih, Siap Perkuat Ekonomi Desa Satlantas Polres Grobogan Ungkap Kasus Tabrak Lari Maut di Purwodadi Petani Lansia di Dukuh Wadung Blora Meninggal Saat Beraktivitas di Lahan Dua Pemotor Terjatuh Akibat Tumpahan Solar, Damkar Blora Lakukan Pembersihan Jalan Koperasi BME Blora Kirim Perdana Minyak Mentah Sumur Rakyat ke Pertamina Seleksi JPT Pratama Blora, Wabup Sri Setyorini Tinjau Langsung Asesmen di Mabes Polri

Berita

Petani Lansia di Dukuh Wadung Blora Meninggal Saat Beraktivitas di Lahan

badge-check


					Petani Lansia di Dukuh Wadung Blora Meninggal Saat Beraktivitas di Lahan Perbesar

Klikjateng, Blora – Seorang petani lanjut usia bernama Samijan (76), warga Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora ditemukan meninggal dunia secara mendadak di lahan Perhutani Petak 77 C, RPH Pucung, Dukuh Wadung, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

‎Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya kepada warga yang berada di lokasi.

‎“Korban saat itu sedang berada di lahan garapannya. Menurut keterangan saksi, korban sempat mengeluh pandangan gelap dan merasa masuk angin, lalu minta dikeriki oleh saksi Sdri. Alif Surini dan Sdri. Kaswi,” terang AKP Midiyono.

‎Usai dikeriki, korban sempat merasa lebih baik dan meminta kedua saksi pulang. Namun tidak lama kemudian, saksi kembali melihat korban sudah dalam kondisi terbaring dan tidak merespon saat dipanggil.

‎Mengetahui hal tersebut, saksi segera memberitahu warga sekitar serta Sdr. Sugito yang kemudian datang ke lokasi. Saat diperiksa, korban diketahui telah meninggal dunia.

‎Mendapat laporan dari Kepala Desa Kedungtuban Irwan Teguh Pamungkas, petugas Polsek Kedungtuban bersama tim medis langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

‎Kapolsek Kedungtuban IPTU Hadi Setyo bersama Ka SPKT, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tenaga medis dari Puskesmas Kedungtuban melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

‎“Dari hasil pemeriksaan luar oleh Bidan Desa Kedungtuban Sdri. Widya Liana, A.Md.Keb, korban dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas AKP Midiyono.

‎Korban diketahui tinggal seorang diri setelah istrinya meninggal dunia, sementara anak-anaknya berada di luar kota.

‎Polisi menyimpulkan sementara korban meninggal dunia akibat sakit. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun.

‎“Kesimpulan sementara korban meninggal karena sakit. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun,” tambahnya.

‎Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polisi juga telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita