Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Petani di Jepon Blora Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah ‎

badge-check


					Petani di Jepon Blora Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora – Seorang petani bernama Jasmin (46), warga Dukuh Nglorog, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan tikus di area persawahan, Selasa (21/4/2026) petang.

‎Kapolsek Jepon Iptu Moh. Junaidi menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua saksi, Widodo Lestari dan Sakijan, sekitar pukul 18.00 WIB. Keduanya merasa curiga karena korban belum pulang, sementara sepeda motornya masih berada di area sawah.

‎“Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan tergeletak di tepi pematang sawah dalam posisi terlentang, menindih kawat jebakan tikus beraliran listrik,” jelas Kapolsek.

‎Menurutnya, jebakan tikus tersebut dipasang sendiri oleh korban mengelilingi sawah, dengan jarak sekitar 50 cm dari pematang dan ketinggian 15 cm dari permukaan tanah.

‎“Saksi memastikan kondisi korban, namun sudah tidak bernapas,” tambahnya.

‎Mendapat laporan, petugas Polsek Jepon bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tim medis dari RS PKU Muhammadiyah Blora segera mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

‎Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun terdapat luka lecet pada jari telunjuk tangan kanan yang diduga akibat sengatan listrik, serta kondisi tubuh yang sudah kaku.

‎“Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik,” tegas Iptu Moh. Junaidi.

‎Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu kaos lengan panjang warna abu-abu dan satu celana pendek hitam milik korban.

‎Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada Kepala Desa Bangsri mewakili pihak keluarga untuk dimakamkan.

‎Kapolsek Jepon mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jebakan tikus beraliran listrik karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

‎“Sudah banyak kejadian serupa. Kami minta masyarakat menghentikan penggunaan setrum untuk hama tikus,” pungkasnya.

‎Petugas yang turut menangani kejadian ini di antaranya Kapolsek Jepon Iptu Moh. Junaidi, KSPK Aiptu Suyadi bersama anggota piket, PS Kanit Reskrim Aipda Kukuh Anjar, Bhabinkamtibmas Aipda Sugeng, Babinsa Koramil Jepon, serta tim medis RS PKU Muhammadiyah Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita