Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎ Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran

Hukum & Kriminal

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Muatan Truk di Semarang, Tim SAR Kerahkan Alat Berat

badge-check


					Pengendara Motor Tewas Tertimpa Muatan Truk di Semarang, Tim SAR Kerahkan Alat Berat Perbesar

Klikjateng, Semarang – Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertimpa muatan truk di Jalan Arteri Utara, Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Rabu (23/7). Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 19.31 WIB.

Kejadian bermula saat sebuah truk bermuatan rongsokan besi melakukan perjalanan dari Genuk menuju Jakarta. Ketika melintas di Jembatan Layang Arteri, sopir truk merasa muatannya miring dan berupaya menepi ke sisi kiri jalan dengan kecepatan rendah.

Namun, sebelum berhasil berhenti, truk tiba-tiba oleng ke arah kanan. Di saat bersamaan, sebuah mobil dan sepeda motor tengah melintas di jalur kanan.

Mobil berhasil menghindar, namun nahas, pengendara motor tidak sempat menghindari dan terhimpit antara besi pembatas jembatan dan material besi muatan truk.

“Korban meninggal di lokasi kejadian dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 19.31 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono.

Ia menambahkan, pencarian sempat dilanjutkan karena adanya kesaksian warga yang menduga masih ada korban lain tertimpa muatan.

Pada pukul 22.35 WIB, alat berat berupa crane didatangkan untuk membantu proses evakuasi. Namun setelah dilakukan pencarian menyeluruh, tidak ditemukan korban lain.

“Kendala utama dalam proses pencarian adalah medan yang sulit dan adanya kebocoran aliran listrik akibat muatan besi tertimpa truk, sehingga membahayakan tim di lapangan,” jelas Budiono.

Pencarian resmi ditutup pada pukul 23.00 WIB setelah dipastikan tidak ada korban tambahan. Seluruh tim SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi hingga korban berhasil dievakuasi,” pungkas Budiono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal