Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Pemkot Semarang Siapkan Pantai Tirang Jadi Area Publik, Akses Jalan Masih Menjadi Kendala

badge-check


					Pemkot Semarang Siapkan Pantai Tirang Jadi Area Publik, Akses Jalan Masih Menjadi Kendala Perbesar

Klikjateng, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana menjadikan Pantai Tirang sebagai area publik. Rencana ini masih membutuhkan sejumlah proses, salah satunya terkait akses penunjang menuju pantai yang berada di dekat perumahan Graha Padma.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, R Wing Wiyarso, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak pengelola Graha Padma terkait penyediaan infrastruktur akses jalan menuju Pantai Tirang. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Graha Padma, mereka nantinya akan memberikan infrastruktur berupa akses jalan,” ungkap Wing kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (21/10).

Menurutnya, akses jalan tersebut akan diserahkan kepada Pemkot dalam bentuk prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU). Setelah penyerahan, Pemkot Semarang akan meningkatkan kualitas jalan agar akses menuju Pantai Tirang semakin mudah dijangkau.

“Nantinya akan diserahkan dalam bentuk PSU, setelah itu jalan akan dibangun oleh Pemkot sehingga aksesibilitasnya lebih mudah,” jelas Wing.

Wing berharap, setelah jalan dibangun, kunjungan wisata ke Pantai Tirang dapat meningkat. Ia juga menyebut pantai ini sebagai destinasi wisata “hidden gem” yang memiliki keunikan tersendiri, berbeda dengan pantai lainnya.

“Potensinya berbeda dengan pantai di daerah lain, karena dekat dengan bandara. Wisatawan bisa selfie ketika pesawat take off atau landing, serta menikmati sunset di sore hari,” tambahnya.

Saat ini, Pantai Tirang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Jika telah resmi menjadi area publik, Pemkot akan melakukan penataan lebih lanjut.

“Kunjungan wisata ke Pantai Tirang sangat luar biasa, terutama saat akhir pekan. Nantinya, kita akan melakukan penataan setelah pembangunan akses jalan selesai,” ujar Wing.

Meskipun memiliki potensi yang tinggi sebagai destinasi wisata, Pantai Tirang juga menghadapi tantangan besar, yakni abrasi. Wing mengungkapkan, Pemkot akan berupaya mengatasi masalah ini agar pantai tetap eksis dan menjadi primadona wisatawan.

“Kita akan coba kurangi abrasi ini, tujuannya agar Pantai Tirang tetap terjaga dan bisa menjadi primadona wisatawan,” pungkasnya.

 

(Sa-v)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita