Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Pemkot Semarang Siapkan Pantai Tirang Jadi Area Publik, Akses Jalan Masih Menjadi Kendala

badge-check


					Pemkot Semarang Siapkan Pantai Tirang Jadi Area Publik, Akses Jalan Masih Menjadi Kendala Perbesar

Klikjateng, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana menjadikan Pantai Tirang sebagai area publik. Rencana ini masih membutuhkan sejumlah proses, salah satunya terkait akses penunjang menuju pantai yang berada di dekat perumahan Graha Padma.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, R Wing Wiyarso, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak pengelola Graha Padma terkait penyediaan infrastruktur akses jalan menuju Pantai Tirang. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Graha Padma, mereka nantinya akan memberikan infrastruktur berupa akses jalan,” ungkap Wing kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (21/10).

Menurutnya, akses jalan tersebut akan diserahkan kepada Pemkot dalam bentuk prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU). Setelah penyerahan, Pemkot Semarang akan meningkatkan kualitas jalan agar akses menuju Pantai Tirang semakin mudah dijangkau.

“Nantinya akan diserahkan dalam bentuk PSU, setelah itu jalan akan dibangun oleh Pemkot sehingga aksesibilitasnya lebih mudah,” jelas Wing.

Wing berharap, setelah jalan dibangun, kunjungan wisata ke Pantai Tirang dapat meningkat. Ia juga menyebut pantai ini sebagai destinasi wisata “hidden gem” yang memiliki keunikan tersendiri, berbeda dengan pantai lainnya.

“Potensinya berbeda dengan pantai di daerah lain, karena dekat dengan bandara. Wisatawan bisa selfie ketika pesawat take off atau landing, serta menikmati sunset di sore hari,” tambahnya.

Saat ini, Pantai Tirang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Jika telah resmi menjadi area publik, Pemkot akan melakukan penataan lebih lanjut.

“Kunjungan wisata ke Pantai Tirang sangat luar biasa, terutama saat akhir pekan. Nantinya, kita akan melakukan penataan setelah pembangunan akses jalan selesai,” ujar Wing.

Meskipun memiliki potensi yang tinggi sebagai destinasi wisata, Pantai Tirang juga menghadapi tantangan besar, yakni abrasi. Wing mengungkapkan, Pemkot akan berupaya mengatasi masalah ini agar pantai tetap eksis dan menjadi primadona wisatawan.

“Kita akan coba kurangi abrasi ini, tujuannya agar Pantai Tirang tetap terjaga dan bisa menjadi primadona wisatawan,” pungkasnya.

 

(Sa-v)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita