Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Pemkab Rembang Tangani 11 Ruas Jalan hingga April 2026, Fokus Jaga Konektivitas Wilayah

badge-check


					Pemkab Rembang Tangani 11 Ruas Jalan hingga April 2026, Fokus Jaga Konektivitas Wilayah Perbesar

Klikjateng, Rembang – Komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur jalan terus ditunjukkan sejak awal tahun 2026. Hingga April, sebanyak 11 ruas jalan telah ditangani, baik yang telah selesai maupun yang masih dalam proses pengerjaan.

‎Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Rembang, sejumlah titik strategis kembali diprioritaskan guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga. Penanganan dilakukan melalui anggaran pemeliharaan rutin, dengan fokus pada ruas yang mengalami kerusakan dan memiliki tingkat lalu lintas tinggi.

‎Kepala Bidang Bina Marga DPU Taru Rembang, Nugroho, menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Januari 2026 dan sebagian merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya.

‎“Tahun 2026 kami sudah mulai sejak bulan Januari. Artinya yang kami tangani itu melanjutkan. Jadi sejak Januari itu kami sudah mulai. Kalau saya hitung jumlah ruasnya sampai dengan saat ini itu ada 11 ruas jalan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

‎Ia merinci, ruas yang merupakan pekerjaan lanjutan meliputi Wonokerto–Merayun, Sridadi–Padaran, Ngotet–Kabongan Kidul, serta Gedangan–Kumendung. Sementara pekerjaan baru mencakup Mondoteko–Seren, Sridadi–Jambangan hingga Pantura Pasar Banggi, serta penanganan tambal sulam (patching) di wilayah perkotaan menjelang Hari Raya.

‎Perbaikan juga dilakukan di ruas Kragan–Sedan yang mengalami retak, Japerejo–Pamotan, serta Sidorejo–Sedan yang kini mulai dikerjakan dari kawasan masjid menuju Pasar Sedan. Adapun satu ruas yang telah rampung adalah Tawangsari–Sidowayah.

‎“Jadi total 11 titik yang ditangani melalui anggaran pemeliharaan rutin. Kalau ruas Sendangasri baru mulai besok. Saat ini kami fokusnya nanti menyelesaikan Sendangasri,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Nugroho menjelaskan bahwa beberapa ruas akan mendapatkan penanganan dengan konstruksi berlapis, mulai dari LPA, lapen, hingga hotmix, disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Khusus ruas Japerejo–Pamotan akan ditingkatkan kualitasnya karena dilalui kendaraan berat.

‎Selain itu, DPU Taru juga menyiapkan penanganan tambahan di wilayah timur dan barat Rembang, termasuk perbaikan jalan menuju Karas, Gandri ke Kumbo, hingga pembentukan tim khusus untuk wilayah barat yang akan mulai dari Desa Ngebrak. Penanganan jembatan di wilayah Nganguk yang kerap ambles juga menjadi perhatian.

‎Di samping pemeliharaan rutin, peningkatan jalan melalui Program IJD turut berjalan, di antaranya ruas Tireman–Japerejo dan Landoh–Seren. Sementara itu, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026, terdapat dua proyek yang direncanakan mulai pada Mei mendatang.

‎“DAK tahun ini ada dua pekerjaan jalan. Rencananya untuk ruas Banyuurip–Pamotan sampai Gunem, kemudian Kepohagung ke arah Kerep. Total DAK-nya sekitar Rp15 miliar,” pungkas Nugroho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita