Klikjateng, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang memfasilitasi audiensi antara warga Dusun Jambangan, Desa Padaran, dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (13/5/2026). Audiensi dilakukan sebagai upaya mencari solusi bersama agar operasional layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kenyamanan lingkungan sekitar.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Rembang tersebut dipimpin Wakil Bupati Rembang H.M. Hanies Cholil Barro’ selaku Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG). Audiensi dihadiri perwakilan warga perumahan, pengelola SPPG, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam forum itu, pemerintah daerah menampung berbagai aspirasi warga terkait operasional tiga SPPG yang berada di Dusun Jambangan. Pemkab juga mendorong penyelesaian persoalan melalui pendekatan dialog dan koordinasi.
Wabup Hanies menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang memiliki kewenangan terhadap program MBG. Ia menjelaskan bahwa dari sisi perizinan lokasi, pendirian SPPG telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Sementara terkait pengelolaan limbah, pihak pengelola diminta segera menindaklanjuti rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup agar pengelolaan limbah sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Warga tadi sudah mendengar langsung, pihak dari mitra MBG juga hadir. Bagaimana sebaiknya limbah dikelola, rekomendasi juga sudah jelas,” ujar Hanies.
Ketua RT setempat, Mamik Dwi Cahyo, menyampaikan harapan warga agar operasional SPPG tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar.
“Warga terganggu lalu lintas SPPG, di perumahan banyak balita juga. Selain itu limbahnya juga pak,” katanya.
Sementara itu, pemilik ketiga SPPG, Purhadi, menyatakan komitmennya untuk segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar. Saat ini proses pembangunan IPAL disebut tengah berjalan.
“Untuk pekerja yang rata-rata ibu-ibu, kami sebenarnya sudah sering mengingatkan agar tidak berisik, terkadang mungkin lali,” pungkasnya.
Pemkab Rembang berharap komunikasi antara warga dan pengelola dapat terus terjalin dengan baik sehingga operasional program MBG tetap berjalan lancar sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.






