Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Pemkab Rembang Fasilitasi Audiensi Warga dan Pengelola MBG Terkait Operasional SPPG

badge-check


					Pemkab Rembang Fasilitasi Audiensi Warga dan Pengelola MBG Terkait Operasional SPPG Perbesar

Klikjateng, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang memfasilitasi audiensi antara warga Dusun Jambangan, Desa Padaran, dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (13/5/2026). Audiensi dilakukan sebagai upaya mencari solusi bersama agar operasional layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kenyamanan lingkungan sekitar.

‎Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Rembang tersebut dipimpin Wakil Bupati Rembang H.M. Hanies Cholil Barro’ selaku Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG). Audiensi dihadiri perwakilan warga perumahan, pengelola SPPG, serta sejumlah pihak terkait.

‎Dalam forum itu, pemerintah daerah menampung berbagai aspirasi warga terkait operasional tiga SPPG yang berada di Dusun Jambangan. Pemkab juga mendorong penyelesaian persoalan melalui pendekatan dialog dan koordinasi.

‎Wabup Hanies menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang memiliki kewenangan terhadap program MBG. Ia menjelaskan bahwa dari sisi perizinan lokasi, pendirian SPPG telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

‎Sementara terkait pengelolaan limbah, pihak pengelola diminta segera menindaklanjuti rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup agar pengelolaan limbah sesuai standar yang telah ditetapkan.

‎“Warga tadi sudah mendengar langsung, pihak dari mitra MBG juga hadir. Bagaimana sebaiknya limbah dikelola, rekomendasi juga sudah jelas,” ujar Hanies.

‎Ketua RT setempat, Mamik Dwi Cahyo, menyampaikan harapan warga agar operasional SPPG tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar.

‎“Warga terganggu lalu lintas SPPG, di perumahan banyak balita juga. Selain itu limbahnya juga pak,” katanya.

‎Sementara itu, pemilik ketiga SPPG, Purhadi, menyatakan komitmennya untuk segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar. Saat ini proses pembangunan IPAL disebut tengah berjalan.

‎“Untuk pekerja yang rata-rata ibu-ibu, kami sebenarnya sudah sering mengingatkan agar tidak berisik, terkadang mungkin lali,” pungkasnya.

‎Pemkab Rembang berharap komunikasi antara warga dan pengelola dapat terus terjalin dengan baik sehingga operasional program MBG tetap berjalan lancar sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita