Klikjateng, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus bersama jajaran Forkopimda mengikuti secara virtual peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dari KDKMP Getaspejaten, Kabupaten Kudus. Program nasional itu menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung tata kelola ekonomi desa yang lebih modern dan terintegrasi.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan KDKMP di Kabupaten Kudus, termasuk dukungan dari TNI dan Polri.
“Kami berterima kasih kepada TNI dan Polri yang terus bersinergi bersama pemerintah daerah. Kami optimistis Kabupaten Kudus mampu mensukseskan Program Strategis Nasional ini melalui pengembangan KDKMP yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat desa,” ujar Sam’ani.
Ia menjelaskan, Kabupaten Kudus menargetkan pembangunan sebanyak 132 unit KDKMP. Hingga saat ini, sebanyak 57 unit telah terbangun dan akan terus dikembangkan secara bertahap.
Menurutnya, keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga.
“Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menyampaikan bahwa proses penguatan sarana dan prasarana KDKMP terus berjalan.
“Kami telah menerima 11 truk perlengkapan. Saat ini 20 titik koperasi sudah dipasang AC dan 10 titik telah dipasang rak. Selanjutnya masih terus berproses untuk menerima perlengkapan lainnya,” jelasnya.
Menurut Yuusufa, dukungan sarana tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang operasional koperasi agar dapat berjalan optimal dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat desa.
“Harapannya, keberadaan KDKMP benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan memperkuat kemandirian masyarakat,” pungkasnya.






