Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Pemkab Blora Proyeksikan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional Layanan Kesehatan Jiwa ‎

badge-check


					Pemkab Blora Proyeksikan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional Layanan Kesehatan Jiwa ‎ Perbesar

Klikjateng Blora – Pemerintah Kabupaten Blora memproyeksikan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menjadi rumah sakit rujukan regional untuk layanan kesehatan jiwa setelah diresmikannya Gedung Rawat Inap Jiwa bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 rumah sakit tersebut, Sabtu (4/7/2026).

‎Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, letak Kecamatan Cepu yang berada di kawasan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi nilai strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan. Menurutnya, keberadaan rumah sakit tersebut diharapkan tidak hanya melayani masyarakat Blora, tetapi juga warga dari daerah sekitar seperti Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Ngawi.

‎”Kami berharap RSUD dr. R. Soeprapto Cepu dapat berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional, khususnya dalam pelayanan kesehatan jiwa, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Arief.

‎Ia menilai pembangunan Gedung Rawat Inap Jiwa merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Blora di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut.

‎Pemkab Blora, lanjut Arief, juga mendukung upaya standardisasi layanan agar akses rujukan psikiatri semakin kuat dan terintegrasi. Selain itu, pemerintah daerah mendorong sinergi antara RSUD dr. R. Soeprapto Cepu dengan pondok pesantren dalam penanganan pasien gangguan jiwa melalui pendekatan medis yang dipadukan dengan pembinaan spiritual.

‎Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, M.M., mengatakan rumah sakit telah mulai membuka layanan Poli Jiwa yang ditangani dua dokter untuk melayani pasien laki-laki maupun perempuan.

‎Pada tahap awal, layanan tersebut masih diperuntukkan bagi pasien umum. Namun, pihaknya terus melengkapi berbagai persyaratan agar ke depan pelayanan kesehatan jiwa dapat melayani peserta BPJS Kesehatan.

‎”Kami berharap layanan ini tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Blora, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat dari kabupaten sekitar seperti Bojonegoro maupun Ngawi,” ujar Wilys.

‎Peresmian Gedung Rawat Inap Jiwa menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-70 RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Dalam momentum tersebut, rumah sakit juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa khitan massal bagi 50 anak serta aksi donor darah sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

‎Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan jiwa di wilayah Blora sekaligus menjadi pusat rujukan regional yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di kawasan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita