Klikjateng Blora – Pemerintah Kabupaten Blora resmi menjalin kerja sama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (3/8/2026).
Penandatanganan MoU tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Penjabat Sekretaris Daerah, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, serta alumni UIN Sunan Kalijaga yang berdomisili di Kabupaten Blora.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Blora.
”Banyak anak-anak kami yang menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga. Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, kami berharap UIN Sunan Kalijaga dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Blora dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah, termasuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Blora agar semakin maju dan berdaya saing,” ujar Arief.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Blora, mulai dari sektor pertanian, kehutanan, energi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, berbagai potensi tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi.
Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, menyampaikan bahwa hubungan antara Kabupaten Blora dan UIN Sunan Kalijaga telah terjalin sejak lama, salah satunya melalui berbagai penelitian mahasiswa mengenai Gerakan Samin kontemporer.
Ia menjelaskan, UIN Sunan Kalijaga kini memiliki berbagai program studi, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga bidang umum seperti informatika, teknik industri, sains biomedis, arsitektur, kedokteran, psikologi, hingga ilmu hukum yang dapat mendukung kebutuhan pembangunan daerah.
”Alumni UIN Sunan Kalijaga telah banyak berkiprah sebagai hakim agama, hakim, jaksa, serta berbagai profesi lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami siap mendukung Pemerintah Kabupaten Blora melalui penelitian bersama, kajian kebijakan, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), maupun berbagai bentuk kerja sama lainnya,” kata Prof. Noorhaidi.
Menurutnya, setiap tahun UIN Sunan Kalijaga menerjunkan sekitar 5.000 hingga 6.000 mahasiswa dalam program KKN di berbagai daerah. Potensi tersebut diharapkan dapat disinergikan dengan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Blora.
”Mudah-mudahan penandatanganan MoU ini bukan hanya menjadi seremoni semata, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami siap mengulurkan tangan dan berkolaborasi demi mewujudkan cita-cita bersama membangun Kabupaten Blora,” tambahnya.
Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Pemerintah Kabupaten Blora dan jajaran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengenai berbagai peluang kerja sama di sejumlah bidang. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah.






