Menu

Mode Gelap
Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎

Berita

Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Vital di Grobogan Pasca Banjir

badge-check


					Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Vital di Grobogan Pasca Banjir Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Pemerintah terus mempercepat pemulihan infrastruktur vital yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Pada Selasa (28/1/2025), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni meninjau progres perbaikan tanggul Tinanding di Kecamatan Godong.

Tanggul ini menjadi prioritas utama karena kerusakannya telah menyebabkan banjir di wilayah sekitarnya. Pemerintah berharap perbaikan yang dilakukan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah banjir serupa di masa mendatang.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, tengah melakukan penanganan darurat terhadap beberapa titik jebolan tanggul di Kabupaten Grobogan.

“Penanganan darurat ini akan selesai pada 3 Februari 2025. Selanjutnya, akan dilakukan langkah permanen berupa perkuatan tanggul dan normalisasi aliran sungai,” ujar Dody saat meninjau lokasi banjir di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug.

Tiga lokasi rawan banjir akibat luapan Sungai Tuntang yang menjadi fokus utama perbaikan adalah Desa Tinanding, Desa Baturagung, dan Desa Papanrejo.

Selain perbaikan tanggul, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap kerusakan jalur rel kereta api di Km 32+5/7, antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati. Tanggul penyangga rel di lokasi ini amblas akibat luapan Sungai Tuntang.

Jalur kereta tersebut merupakan bagian dari jalur utama lintas Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya. Kerusakan ini berpotensi mengganggu mobilitas penumpang serta distribusi logistik nasional. Oleh karena itu, upaya pemulihan cepat terus dilakukan agar jalur transportasi ini segera kembali berfungsi normal.

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait bekerja sama dalam proses pemulihan ini. Langkah-langkah yang dilakukan diharapkan tidak hanya memulihkan transportasi, tetapi juga menjaga kestabilan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak banjir.

Pemulihan infrastruktur vital ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi dan melayani masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita