Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Pelantikan 45 Anggota DPRD Rembang: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Fokus Utama

badge-check


					Pelantikan 45 Anggota DPRD Rembang: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Fokus Utama Perbesar

Klikjateng, Blora – Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Rembang pada Selasa (20/8/2024). Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, yang menyampaikan pesan penting dari Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, tentang pentingnya sinergi dan kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hafidz menekankan bahwa kerjasama antara DPRD dan kepala daerah harus difokuskan pada hal-hal positif, terutama dalam merespons cepat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Sinergitas dan kolaborasi kerja kolektif antara DPRD dan Kepala Daerah harus diarahkan secara positif. Terlebih memberikan respon cepat dalam pemecahan persoalan kerakyatan di tingkat lokal, regional hingga nasional,” ujar Hafidz.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam pesan tertulisnya, mengingatkan para anggota DPRD untuk tetap mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan, meskipun hubungan DPRD dengan partai politik tetap kuat. Tito juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, para anggota DPRD diawasi oleh aparat penegak hukum dan lembaga pengawas seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Abdul Rouf dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang ditunjuk sebagai Ketua DPRD sementara, bersama Wakil Ketua sementara Bisri Cholil Laquof (Gus Gipul), menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas hingga terbentuknya pimpinan DPRD definitif. Mereka berjanji akan memimpin rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi, serta menyusun rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib dan proses penetapan pimpinan definitif. “Tugas ini sangat membutuhkan energi yang cukup dan kerjasama dari segenap anggota DPRD termasuk sekretariat DPRD Rembang. Jabatan ini merupakan amanah dari rakyat, sehingga kita harus bisa memikul amanah ini dengan rasa tanggung jawab,” ungkap Abdul Rouf.

Dari 45 anggota DPRD yang dilantik, 26 merupakan petahana, sementara 19 lainnya adalah wajah baru. Berikut daftar lengkap anggota DPRD terpilih berdasarkan daerah pemilihan:

– Rembang I:Supriyadi Eko Praptomo (NasDem), M. Lutfi Afifi (PPP), Bisri Cholil Laquof (PKB), Donny Kurniawan (PDIP), Joko Suprihadi (Demokrat), Absanto (NasDem)
– Rembang II: Moh. Nur Hasan (Hanura), Achmad Lutfy Arifin (PKB), Puji Santoso (Gerindra), Laela Utari Widyaningsih (PDIP), Ahmad Shodiqin (Demokrat), Frida Iriani (NasDem)
– Rembang III: Muhammad Imron (PKB), Ni’madiana (PPP), Gunasih (Demokrat), Dumadiyono (Hanura), Ridwan (PDIP), Mashadi (NasDem), Sahningsih (PAN)
– Rembang IV: Supadi (PPP), Nasirudin (PKB), Nur Arsya Irfana (Hanura), Muhammad Rofi’i (PPP), M. Rokib (PDIP), Khamid (NasDem), Ilyas (PKB), Achmad Zamhuri (Demokrat)
– Rembang V: Abdul Rouf (PPP), Muhammad Kumorohadi (Demokrat), Widodo (PDIP), Abdul Mu’id (PPP), Joko Suwito (PKB), Rumini (Hanura)
– Rembang VI: Maslichan (PKB), M. Mursyid (PPP), Maryono (Golkar), Adi Purwoto (PDIP), Mugiyarto (Demokrat), Sustiyono (NasDem)
– Rembang VII: Supadi (PKB), Yatin Abdul Zaenal (NasDem), Nandana Fatkhullah Zarkasi (Hanura), Nursahid (PDIP), Sumardi (PPP), Parlan (Demokrat).

Dengan dilantiknya para anggota DPRD ini, diharapkan roda pemerintahan di Kabupaten Rembang dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap berbagai permasalahan masyarakat.

(Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita