Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Mobil Polri Dibakar Massa Saat Unjuk Rasa di Pati, Sejumlah Fasilitas Pemkab Rusak

badge-check


					Mobil Polri Dibakar Massa Saat Unjuk Rasa di Pati, Sejumlah Fasilitas Pemkab Rusak Perbesar

Klikjateng, Blora – Aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025), berakhir ricuh. Massa diduga melakukan pembakaran terhadap satu unit mobil Polri serta merusak sejumlah fasilitas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya benar, dari aksi unjuk rasa anarkis tadi ada satu kendaraan Polri yang digulingkan oleh massa dan dibakar,” ujarnya di Pati.

Menurutnya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penelusuran dan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Andi, salah satu warga yang berada di lokasi, mengungkapkan mobil yang terbakar merupakan kendaraan operasional aparat kepolisian. “Itu mobil polisi, jenis Toyota Avanza. Posisi terbalik di Jalan Dokter Wahidin, lalu ludes terbakar,” katanya. Mobil tersebut kemudian dievakuasi dari lokasi pada sore hari.

Selain pembakaran mobil, kerusakan juga terjadi pada sarana dan prasarana milik Pemkab Pati. Lampu hias di tembok pendopo hingga kaca jendela gedung perkantoran di kompleks Pendopo yang berada di Jalan Tombronegoro Pati, turut menjadi sasaran perusakan.

Tulisan nama kantor bupati juga dirusak. Tidak hanya itu, Gedung DPRD Pati mengalami perusakan serupa. Massa mencoret tembok dengan kata-kata tidak pantas serta melempar vas bunga ke pintu ruang rapat paripurna DPRD.

Hingga kini, aparat keamanan masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan lanjutan, sementara penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap pelaku perusakan dan pembakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita