Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Lima Siswa SMPN 1 Kragan Masih Dirawat di Puskesmas, Mayoritas Sudah Pulang

badge-check


					Lima Siswa SMPN 1 Kragan Masih Dirawat di Puskesmas, Mayoritas Sudah Pulang Perbesar

Klikjateng, Rembang – Penanganan terhadap siswa SMPN 1 Kragan yang diduga mengalami keracunan makanan terus dilakukan. Hingga Kamis (25/9/2025), sembilan dari 14 siswa yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Kragan 1 telah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, lima siswa lainnya masih harus menjalani perawatan intensif. Kepala Puskesmas Kragan 1, dr. Ahmad Fuadi, menyebutkan kondisi mereka masih belum stabil karena mengalami diare.

“Yang lima masih dirawat ini ketika divisit dokter, masih diare. Dokter yang memeriksa punya pertimbangan biar berhenti dulu diarenya, baru boleh pulang. Karena kalau pulang takutnya makannya tidak terkontrol malah tambah diarenya,” jelasnya.

Adapun lima siswa yang masih menjalani perawatan tersebut berasal dari Desa Tegalmulyo, Desa Tanjungan, Desa Karanganyar, dan Desa Kragan.

Selain itu, pada hari yang sama tercatat ada tambahan lima siswa lain yang datang ke puskesmas dengan gejala serupa. Namun setelah mendapat penanganan medis, mereka langsung diperbolehkan pulang.

“Tadi untuk rawat jalan ada tambahan lima siswa lagi, cuma langsung boleh pulang. Jadi diobati aja, langsung pulang karena gejalanya ringan,” tambah dr. Fuadi.

Dengan perkembangan ini, pihak puskesmas memastikan terus melakukan pemantauan kesehatan para siswa hingga kondisi benar-benar pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita