Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Kunjungan Wisata ke Pulau Gede Ditutup Sementara Akibat Cuaca Buruk

badge-check


					Kunjungan Wisata ke Pulau Gede Ditutup Sementara Akibat Cuaca Buruk Perbesar

Klikjateng, Blora – Wisata ke Pulau Gede melalui Pantai Pasir Putih Wates ditutup sementara selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Penutupan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan wisatawan akibat kondisi cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi di perairan sekitar.

Ketua Pengelola Wisata Pantai Pasir Putih Wates, Heri Prasetyo, mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan keselamatan pengunjung, terutama mereka yang biasa menyeberang ke Pulau Gede menggunakan perahu.
“Sementara kita tutup dulu. Soalnya sedang cuaca buruk, kemarin ada insiden juga kan. Makanya untuk wisatawan yang mau ke Pulau Gede sementara kita tutup dulu,” ujar Heri, Senin (30/12).

Pulau Gede, yang terletak di sebelah utara Pantai Pasir Putih Wates, dikenal sebagai destinasi wisata favorit dengan keindahan pasir putih, air laut yang jernih, serta terumbu karang yang memikat. Biasanya, pengunjung yang datang ke Pantai Pasir Putih Wates juga menyempatkan diri untuk menyeberang ke Pulau Gede menggunakan perahu.

Heri menjelaskan, biaya sewa perahu untuk perjalanan pulang-pergi ke Pulau Gede adalah Rp 350.000 per perahu dengan kapasitas maksimal 10 orang, atau sekitar Rp 35.000 per orang. Waktu tempuh penyeberangan menuju pulau tersebut hanya sekitar 20 menit, dan wisatawan dapat menikmati keindahan Pulau Gede sepuasnya.
“Durasinya di sana itu sepuasnya,” tambah Heri.

Penutupan sementara ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan yang disebabkan oleh cuaca buruk, sekaligus menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan wisatawan. Pengelola akan membuka kembali kunjungan ke Pulau Gede setelah kondisi cuaca dinyatakan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita