Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Kunjungan Wisata ke Pulau Gede Ditutup Sementara Akibat Cuaca Buruk

badge-check


					Kunjungan Wisata ke Pulau Gede Ditutup Sementara Akibat Cuaca Buruk Perbesar

Klikjateng, Blora – Wisata ke Pulau Gede melalui Pantai Pasir Putih Wates ditutup sementara selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Penutupan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan wisatawan akibat kondisi cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi di perairan sekitar.

Ketua Pengelola Wisata Pantai Pasir Putih Wates, Heri Prasetyo, mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan keselamatan pengunjung, terutama mereka yang biasa menyeberang ke Pulau Gede menggunakan perahu.
“Sementara kita tutup dulu. Soalnya sedang cuaca buruk, kemarin ada insiden juga kan. Makanya untuk wisatawan yang mau ke Pulau Gede sementara kita tutup dulu,” ujar Heri, Senin (30/12).

Pulau Gede, yang terletak di sebelah utara Pantai Pasir Putih Wates, dikenal sebagai destinasi wisata favorit dengan keindahan pasir putih, air laut yang jernih, serta terumbu karang yang memikat. Biasanya, pengunjung yang datang ke Pantai Pasir Putih Wates juga menyempatkan diri untuk menyeberang ke Pulau Gede menggunakan perahu.

Heri menjelaskan, biaya sewa perahu untuk perjalanan pulang-pergi ke Pulau Gede adalah Rp 350.000 per perahu dengan kapasitas maksimal 10 orang, atau sekitar Rp 35.000 per orang. Waktu tempuh penyeberangan menuju pulau tersebut hanya sekitar 20 menit, dan wisatawan dapat menikmati keindahan Pulau Gede sepuasnya.
“Durasinya di sana itu sepuasnya,” tambah Heri.

Penutupan sementara ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan yang disebabkan oleh cuaca buruk, sekaligus menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan wisatawan. Pengelola akan membuka kembali kunjungan ke Pulau Gede setelah kondisi cuaca dinyatakan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita