Menu

Mode Gelap
Wabup Blora Dorong Petani Hutan Sosial Kembangkan Usaha, Siap Upayakan Bantuan CSR Pemkab Blora Gandeng UIN Sunan Kalijaga, Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Pembangunan Daerah Truk dan Pick up Terlibat Kecelakaan di Jalan Blora–Cepu, Tiga Orang Terlibat Insiden Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎

Berita

Kacau !! Suami Doyan Judi Online, Ratusan Istri di Blora Minta Gugat Cerai

badge-check


					Kacau !! Suami Doyan Judi Online, Ratusan Istri di Blora Minta Gugat Cerai Perbesar

Klikjateng, Blora – Sebanyak 711 istri mengajukan gugatan cerai pada suaminya di Pengadilan Agama Blora. Kasus terbanyak didominasi dengan alasan suami ketagihan bermain judi online.

 

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Blora, Anjar Wisnugroho mengatakan, dalam kurun waktu Januari hingga Juni, kasus perceraian di Blora mencapai 948 kasus.

 

Pengajuan perceraian paling banyak dilakukan dari pihak perempuan atau cerai gugat.

 

“Jumlah angka perceraian yang ditangani di pengadilan agama Blora, cerai talak itu ada 237 perkara masuk, kemudian, untuk cerai gugat ada 711 perkara masuk,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, ada beragam faktor yang mendasari pengajuan gugat cerai tersebut. Di antaranya faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus. Kemudian, meninggalkan salah satu pihak sehingga mengajukan gugatan cerai.

 

“Terdapat juga kekerasan rumah tangga, poligami, dan ada juga laki-laki yang tidak melakukan kewajiban sebagai kepala rumah tangga. Terlebih lagi banyak yang doyan bermain judi online,” ujarnya.

Ia menambahkan, aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi salah satu penyumbang angka perceraian di Kabupaten Blora.

 

“Alasannya itu pasti pertengkaran terus menerus. Kesenjangan ekonomi atau kesenjangan penghasilan dengan istri itu biasanya,” ucapnya.

 

Sementara itu, berdasarkan catatan dari BKD, sejak Januari hingga Mei 2024 total ada 13 ASN di Blora yang mengajukan cerai.

 

 

(Ag/Ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita