Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎ Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran

Berita

Jalani Survei Akreditasi, Bupati Blora Dorong RSUD dr. R. Soetijono Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan

badge-check


					Jalani Survei Akreditasi, Bupati Blora Dorong RSUD dr. R. Soetijono Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan Perbesar

Klikjateng, Blora — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora menjalani survei akreditasi oleh tim Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) di aula RSUD dr. R. Soetijono, Selasa (6/10/2026).

‎

‎Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Edy Widayat, serta Direktur RSUD dr. R. Soetijono dr. Puji Basuki.

‎

‎Survei akreditasi ini menjadi salah satu upaya untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit. LARS DHP merupakan lembaga akreditasi independen yang berfokus pada peningkatan mutu pelayanan rumah sakit di Indonesia.

‎

‎Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan selamat datang kepada tim surveior dan mengapresiasi pelaksanaan proses survei akreditasi di RSUD dr. R. Soetijono.

‎

‎Menurutnya, akreditasi rumah sakit tidak semata-mata menjadi agenda administratif untuk memperoleh predikat atau nilai, melainkan momentum untuk melakukan introspeksi, evaluasi, dan pembenahan secara menyeluruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan.

‎

‎”Akreditasi rumah sakit bukanlah sekadar agenda administratif untuk memperoleh predikat atau nilai. Akreditasi sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, evaluasi, dan pembenahan secara menyeluruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang kita berikan kepada masyarakat,” ujar Arief.

‎

‎Ia menjelaskan, RSUD dr. R. Soetijono merupakan salah satu tumpuan utama pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Blora. Karena itu, rumah sakit diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat mencari kesembuhan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan dengan ketulusan serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pasien.

‎

‎Dengan mengusung motto *“Sahabat Karib di Kala Sakit, Sahabat Dekat di Kala Sehat”*, Arief berharap seluruh jajaran rumah sakit terus memperkuat pendekatan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎

‎Arief juga mengingatkan bahwa RSUD dr. R. Soetijono sebelumnya telah meraih predikat Akreditasi Paripurna pada November 2022. Namun, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

‎

‎”Akreditasi bukan titik akhir. Namun, akreditasi adalah *starting point* untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus,” tegasnya.

‎

‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada 2026 sejumlah langkah pengembangan rumah sakit telah dan sedang dilakukan. Di antaranya penambahan dokter spesialis, peningkatan fasilitas rawat inap, serta penguatan sarana dan prasarana kesehatan.

‎

‎Pemkab Blora juga mendorong tersedianya fasilitas dan peralatan kesehatan yang semakin modern agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus selalu dirujuk atau pergi ke luar daerah.

‎

‎Menurutnya, pelaksanaan survei akreditasi merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Blora untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, lengkap, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

‎

‎Kepada seluruh jajaran RSUD dr. R. Soetijono, Arief berpesan agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme, menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama, serta membangun budaya kerja yang ramah, responsif, disiplin, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎

‎Ia juga meminta agar setiap kritik, keluhan, temuan, maupun masukan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan.

‎

‎”Kepada tim surveior, kami berharap proses survei ini tidak hanya menghasilkan penilaian, tetapi juga memberikan *insight* dan rekomendasi konkret yang dapat menjadi pijakan bagi RSUD dr. R. Soetijono untuk terus berkembang,” ungkapnya.

‎

‎Arief menegaskan, Pemkab Blora terbuka terhadap seluruh proses evaluasi, kritik, dan masukan demi mewujudkan rumah sakit yang bermutu, aman, profesional, ramah, responsif, serta semakin dipercaya masyarakat.

‎

‎Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Puji Basuki, menyampaikan bahwa pelaksanaan akreditasi menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong perbaikan pelayanan kesehatan dan tata kelola manajemen rumah sakit.

‎

‎Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana, guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎

‎”Kami telah melakukan berbagai persiapan, baik dari segi SDM maupun sarana prasarana, untuk menunjang peningkatan pelayanan masyarakat. Semoga melalui akreditasi ini, kita bisa meningkatkan mutu pelayanan serta kepuasan pasien,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita