Menu

Mode Gelap
Polda Jabar Benarkan Laporan Dugaan TPKS yang Seret Wabup Sumedang, Ini Kronologinya DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Gagal Media Peduli Salurkan 35 Tangki Air Bersih dan 100 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan di Blora Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Kabupaten Semarang, 51 Paket Diamankan ‎ Polrestabes Semarang Siapkan Personel Gabungan Kawal Penyampaian Aspirasi ‎ Ratusan Polwan Negosiator Disiapkan Polda Jateng Kawal Penyampaian Aspirasi di Semarang ‎

Berita

HUT ke-81 RI, PMD Blora Sebut Semangat Warga Desa Tetap Tinggi di Tengah Efisiensi Anggaran ‎

badge-check


					HUT ke-81 RI, PMD Blora Sebut Semangat Warga Desa Tetap Tinggi di Tengah Efisiensi Anggaran ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora — Semangat masyarakat desa di Kabupaten Blora dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tetap tinggi, meski pemerintah desa saat ini menghadapi kondisi efisiensi anggaran.

‎Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Suwiji, mengatakan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan di desa masih berlangsung meriah. Menurutnya, antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya kegiatan yang digelar secara swadaya dan gotong royong oleh masyarakat.

‎“Di tengah-tengah efisiensi anggaran untuk pemerintah desa, namun secara swadaya kegiatan-kegiatan peringatan hari proklamasi di daerah juga masih sangat luar biasa,” ujar Suwiji. Rabu (26/8/2026).

‎Ia menyebut masyarakat tetap bergotong royong menggelar berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan, olahraga, jalan sehat hingga karnaval untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

‎Suwiji mencontohkan kegiatan di wilayah tempat tinggalnya, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan. Warga menggelar lomba voli antar-RT yang diikuti kelompok bapak-bapak maupun ibu-ibu. Selain itu juga di rencanakan ada jalan sehat.

‎Menurut Suwiji, pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjaga dan menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat. Desa disebut sebagai garda terdepan dalam membentuk kebiasaan, karakter, serta menanamkan kecintaan terhadap tanah air.

‎“Kami berharap desa menjadi garda terdepan dalam rangka tetap membudayakan cinta tanah air, menumbuhkan nasionalisme, khususnya kaitannya dengan pemuda dan anak-anak,” katanya.

‎Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda, karang taruna, PKK, dan kelompok masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan kemerdekaan.

‎Suwiji berharap generasi muda tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menggerakkan masyarakat dan mengembangkan potensi desa.

‎“Merekalah nanti yang kita serahkan tongkat perjuangan ke depan. Bagaimana mereka dari awal sudah memahami rasa nasionalisme dan menumbuhkan sifat pemberdayaan di kalangan mereka di desa,” jelasnya.

‎Di tengah keterbatasan anggaran, ia menilai kegiatan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memaksimalkan potensi masyarakat melalui swadaya dan gotong royong.

‎“Bagaimana memaksimalkan potensi-potensi yang ada, swadaya ataupun gotong royong masyarakat. Sehingga rasa nasionalisme ini sebagai golnya bisa terwujud,” imbuhnya.

‎Sementara itu, PMD Kabupaten Blora juga turut memeriahkan HUT ke-81 RI dengan menggelar sejumlah perlombaan internal. Salah satunya lomba memasak antarbidang dan sekretariat.

‎Uniknya, menu yang dilombakan menggunakan bahan sederhana berupa tahu, tempe, telur, dan terong atau yang disebut Suwiji sebagai menu “4T”.

‎Selain lomba memasak, PMD sebelumnya juga menggelar sejumlah permainan sederhana seperti estafet air, estafet tepung, dan estafet balon air.

‎Untuk hadiah, para peserta mendapatkan snack sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita