Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

‎Hujan Deras Guyur Cepu, Sejumlah Titik Tergenang, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

badge-check


					‎Hujan Deras Guyur Cepu, Sejumlah Titik Tergenang, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Perbesar

Klikjateng, Blora — Hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama yang mengguyur wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, mengakibatkan munculnya genangan air di sejumlah titik pada Jumat (10/04/2026) sore. Aparat kepolisian bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan rekayasa lalu lintas guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

‎Genangan mulai muncul setelah hujan deras turun sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Beberapa lokasi terdampak di antaranya Jalan Stasiun Kota lingkungan Ngareng dan Pertigaan Kalis dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Selain itu, genangan setinggi sekitar 10 cm juga terjadi di Jalan Cepu–Randublatung, tepatnya di wilayah Desa Mulyorejo.

‎Kapolres Blora Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora Midiyono menyampaikan bahwa personel Polsek Cepu langsung diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima.

‎“Petugas dari Polsek Cepu bersama Babinsa, Satpol PP, BPBD Blora, dan relawan sudah berada di lapangan. Fokus utama kami adalah melakukan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas di sekitar titik genangan agar kendaraan tidak terjebak,” ujar AKP Midiyono.

‎Berdasarkan hasil pemantauan, genangan diduga terjadi akibat sistem drainase yang kurang optimal dalam menampung debit air hujan, ditambah adanya luapan air sungai. Sementara itu, di wilayah Desa Mulyorejo, genangan dipicu oleh limpasan air dari area persawahan di dataran lebih tinggi yang mengalir ke badan jalan.

‎Meski sempat mengganggu arus lalu lintas, kondisi di beberapa titik seperti lingkungan Ngareng dan Desa Mulyorejo dilaporkan mulai berangsur surut. Kendaraan roda dua maupun roda empat kini sudah dapat melintas dengan normal.

‎“Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan. Saat ini cuaca masih gerimis dan petugas tetap melakukan pemantauan debit air serta membantu warga membersihkan saluran air,” tambahnya.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah, khususnya saat berkendara di tengah cuaca ekstrem, mengingat potensi hujan masih dapat terjadi di wilayah Blora dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita