Klikjateng, Blora — Kecelakaan lalu lintas melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Blora-Cepu, tepatnya di wilayah Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 13.15 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan light truck nomor polisi K-8405-DC, Toyota Calya AG-1594-LJ, Toyota Fortuner K-1696-IN, serta light truck K-9303-KS.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora Ipda Bayu Destya Dwi Gunandoyo mengatakan, kecelakaan bermula ketika light truck K-8405-DC yang dikemudikan MSH (35), warga Kabupaten Jepara, melaju dari arah selatan menuju utara.
”Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berhenti karena di depannya terdapat kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya berbelok ke kanan,” kata Bayu saat menyampaikan keterangan kejadian.
Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju Toyota Calya yang dikemudikan ARS (43), warga Kabupaten Kediri. Di belakangnya juga terdapat Toyota Fortuner yang dikemudikan KIK (64), warga Kecamatan Sambong, Blora, serta light truck K-9303-KS yang dikemudikan S (36), warga Kecamatan Japah, Blora.
Diduga kurang konsentrasi dan tidak dapat mengantisipasi kendaraan di depannya yang berhenti, kendaraan-kendaraan tersebut kemudian menabrak kendaraan yang berada di depannya.
Akibat kejadian tersebut, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan.
”Sesampainya di TKP, kendaraan light truck K-8405-DC berhenti. Kemudian kendaraan yang berjalan searah dari belakang kurang konsentrasi sehingga menabrak kendaraan di depannya dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” jelas Bayu.
Kasat Lantas Polres Blora AKP Eka Hendra Ardiansyah melalui Kanit Gakkum Ipda Bayu Destya Dwi Gunandoyo menyampaikan, petugas telah melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut.
Polisi juga melakukan pendataan terhadap para pengemudi dan kendaraan yang terlibat serta penanganan di lokasi kejadian sesuai prosedur.
Petugas mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman, meningkatkan konsentrasi, serta mengantisipasi kendaraan di depan, khususnya ketika melintas di jalur Blora-Cepu.
Kondisi lalu lintas yang padat maupun kendaraan yang berhenti mendadak membutuhkan kewaspadaan ekstra dari setiap pengendara untuk mencegah terjadinya kecelakaan beruntun.






