Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Dirut Bulog Jamin Serapan Tebu Petani Blora, Siapkan Perombakan GMM ‎

badge-check


					Dirut Bulog Jamin Serapan Tebu Petani Blora, Siapkan Perombakan GMM ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabar menggembirakan datang bagi para petani tebu di Kabupaten Blora. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja maraton untuk memastikan stabilitas industri pangan di daerah tersebut, Jumat (3/4/2026).
‎
‎Dalam kunjungannya, Rizal memulai agenda dengan berdiskusi bersama perwakilan petani tebu, dilanjutkan mengikuti kegiatan panen jagung di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung. Ia menegaskan bahwa Bulog tidak akan tinggal diam terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani lokal.
‎
‎Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah memberikan jaminan pasar bagi hasil panen tebu petani Blora.
‎
‎“Perum Bulog bersedia membantu menyerap seluruh tebu petani Blora untuk disalurkan ke empat pabrik gula milik negara di wilayah Jawa Tengah. Ini langkah antisipasi sambil menunggu perbaikan Pabrik Gula GMM Bulog selesai,” tegasnya.
‎
‎Tak hanya menjamin serapan hasil panen, Bulog juga menyiapkan langkah strategis melalui restrukturisasi manajemen pabrik gula. Rizal menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan perombakan direksi dengan melibatkan potensi sumber daya manusia lokal.
‎
‎“Kami akan segera melakukan penggantian direksi pimpinan dan pengurus Pabrik Gula GMM Bulog dengan melibatkan putra daerah,” imbuhnya.
‎
‎Dari sisi teknis produksi, perubahan besar juga akan dilakukan pada mesin pabrik. Bulog berkomitmen untuk mengarahkan seluruh proses produksi agar lebih berpihak kepada petani tebu.
‎
‎“Kami memastikan akan memperbaiki mesin Pabrik Gula GMM Bulog. Yang sebelumnya untuk gula rafinasi dan gula tebu, akan difokuskan sepenuhnya pada pengolahan gula tebu petani,” jelas Rizal.
‎
‎Lebih lanjut, ia juga memastikan bahwa para pekerja pabrik tetap diperhatikan selama masa perbaikan berlangsung. Bulog akan mengalihkan tenaga kerja ke unit usaha lain di wilayah Jawa Tengah dan DIY agar tetap produktif.
‎
‎“Untuk sementara waktu, SDM pekerja akan kami berdayakan di beberapa perusahaan Bulog di sekitar Blora, mencakup wilayah Jateng-DIY. Tujuannya agar mereka tetap bekerja sambil menunggu perbaikan pabrik selesai,” pungkasnya.
‎
‎Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi kemajuan sektor perkebunan tebu di Blora. Selain memberikan kepastian bagi petani, langkah ini juga memperkuat peran Bulog sebagai penyangga kedaulatan pangan nasional hingga ke tingkat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita