Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Dinas Kesehatan Blora Perkuat Program Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

badge-check


					Dinas Kesehatan Blora Perkuat Program Penanganan Stunting dan Gizi Buruk Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan komitmen dalam menekan angka stunting dan mengatasi kasus gizi buruk. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, menyampaikan bahwa penanganan stunting kini menjadi program rutin yang dijalankan secara berkelanjutan di seluruh wilayah.

“Stunting sudah masuk program rutin. Setiap bulan kita tetap melakukan penimbangan balita untuk memantau tumbuh kembang mereka. Dari situ bisa terlihat apakah berat badan naik atau turun, juga pertambahan tinggi badan,” jelas Edi. Senin (1/9/2025).

Untuk mendukung program ini, Dinas Kesehatan mengoptimalkan anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), yang di antaranya dialokasikan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal. Selain itu, Dana Desa juga dilibatkan dalam penanganan gizi buruk, kurang gizi, hingga pencegahan stunting.

“Semua pihak terlibat, baik dari dana pusat maupun desa, agar anak-anak kita mendapatkan perhatian sejak dini. Kalau ada kasus gizi buruk, langsung kita tangani dengan kolaborasi lintas sektor,” tambahnya.

Edi juga berpesan kepada masyarakat agar menjaga pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan.

“Harapan saya, masyarakat selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap kuat. Pola makan harus dijaga, aktivitas fisik dilakukan secara rutin, sehingga kesehatan tetap terpelihara,” pesannya.

Dengan sinergi berbagai program, Pemkab Blora optimistis angka stunting dapat terus ditekan demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita