Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Diguyur Hujan, Festival Thong Thong Lek Rembang Tetap Meriah, Ribuan Warga Antusias

badge-check


					Diguyur Hujan, Festival Thong Thong Lek Rembang Tetap Meriah, Ribuan Warga Antusias Perbesar

Klikjateng, Rembang – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rembang tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menyaksikan Festival Thong Thong Lek yang digelar pada Selasa (17/3/2026) malam. Ribuan warga tetap memadati sepanjang lintasan untuk menikmati kemeriahan tradisi khas bulan Ramadan tersebut.

‎Bupati Rembang, Harno, mengapresiasi antusiasme peserta maupun masyarakat yang tetap tinggi meski cuaca kurang bersahabat. Ia menyebut hujan sempat mereda sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar hingga selesai.

‎“Walaupun hujan, antusias para peserta maupun masyarakat tetap baik. Alhamdulillah sekitar pukul 21.00 hujan sudah agak reda, jadi kegiatan tetap berjalan,” ujarnya.

‎Harno menegaskan Festival Thong Thong Lek merupakan bagian dari tradisi budaya yang harus terus dilestarikan di Kabupaten Rembang. Ia memastikan kegiatan tersebut akan terus digelar setiap tahun selama kondisi tetap aman dan tertib.

‎“Ini adalah tradisi budaya Kabupaten Rembang. Selama masyarakat bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang, Prapto Raharjo, berharap hujan yang turun membawa berkah bagi daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap berpartisipasi dalam festival.

‎“Mudah-mudahan hujan ini membawa rahmat dan barokah untuk Kabupaten Rembang. Terima kasih kepada para peserta atas keikutsertaannya,” tuturnya.

‎Prapto Raharjo menjelaskan, festival ini bertujuan untuk melestarikan seni dan tradisi daerah, sekaligus menjadi wadah kreativitas bagi para pelaku seni serta hiburan bagi masyarakat selama bulan Ramadan.

‎Festival tahun ini mengusung tema “Tradisional Era 70 dan 90” dan diikuti 25 kelompok Thong Thong Lek dari 14 kecamatan di Kabupaten Rembang.

‎Adapun hasil lomba Festival Thong Thong Lek Rembang 2026 sebagai berikut:

‎Juara 1: Guwe (Gegunung Wetan)

‎Juara 2: Laskar Lojawu (Banggi Petak)

‎Juara 3: Purboyo (Kuangsan)

‎Harapan 1: Anarki (Ketanggi)

‎Harapan 2: Warok Siman (Siman)

‎Harapan 3: Remon (Mondoteko)

‎Para pemenang mendapatkan hadiah mulai dari Rp4 juta hingga Rp2,3 juta, lengkap dengan piagam dan sertifikat.

‎Festival Thong Thong Lek menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang dinantikan masyarakat Rembang, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah suasana Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita