Menu

Mode Gelap
Polda Jabar Benarkan Laporan Dugaan TPKS yang Seret Wabup Sumedang, Ini Kronologinya DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Gagal Media Peduli Salurkan 35 Tangki Air Bersih dan 100 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan di Blora Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Kabupaten Semarang, 51 Paket Diamankan ‎ Polrestabes Semarang Siapkan Personel Gabungan Kawal Penyampaian Aspirasi ‎ Ratusan Polwan Negosiator Disiapkan Polda Jateng Kawal Penyampaian Aspirasi di Semarang ‎

Berita

Dandim Cup 2026 Digelar, Jadi Ajang Cari Bibit Basket dan Bangun Ekosistem Olahraga di Blora

badge-check


					Dandim Cup 2026 Digelar, Jadi Ajang Cari Bibit Basket dan Bangun Ekosistem Olahraga di Blora Perbesar

Klikjateng, Blora — Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora menggelar Dandim Cup Turnamen Basket 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan SMA Katolik Blora yang tengah memperingati hari jadinya.

‎Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta muda potensial di bidang basket, khususnya di Kabupaten Blora.

‎Menurutnya, olahraga basket di Blora membutuhkan lebih banyak kompetisi sebagai ruang bagi para atlet muda untuk berkembang.

‎“Ini mungkin baru pertama Dandim Cup di basket. Kita mencari talenta-talenta baru di dunia basket, khususnya di Blora. Memang sudah tidak banyak orang yang mengadakan kompetisi basket,” ujar Yudi. Rabu (26/8/2026).

‎Ia menjelaskan, penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0721/Blora dan SMA Katolik Blora. Selain memperingati HUT TNI, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan hari jadi SMA Katolik Blora.

‎“Basket memang dominan dimainkan di SMA Katolik, sehingga kita berkolaborasi sama-sama mencari bibit-bibit yang ada di sini,” katanya.

‎Ketua Panitia Dandim Cup 2026, Duta Angkasa, mengatakan jumlah peserta secara keseluruhan cukup banyak dan turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengembangkan olahraga basket di Blora.

‎Dalam pelaksanaannya, turnamen basket tersebut diikuti sejumlah tim dari berbagai jenjang pendidikan. Untuk kategori SMA terdapat 12 tim putra dan enam tim putri, sedangkan kategori SMP diikuti enam tim.

‎Sementara untuk jenjang SD, terdapat enam tim. Namun, kategori SD masih dikemas dalam bentuk fun game dan exhibition dengan aturan permainan yang lebih sederhana, seperti menggunakan konsep under ring.

‎Selain peserta dari Blora, turnamen tersebut juga diikuti tim dari luar daerah. Tercatat terdapat peserta dari Kabupaten Bojonegoro yang turut ambil bagian dalam kompetisi.

‎Duta menegaskan, turnamen ini belum diarahkan untuk menjadi ajang seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Fokus utama penyelenggara adalah membangun ekosistem basket di Blora.

‎“Belum, kami belum orientasinya ke sana, tapi lebih kepada membangun ekosistem. Ekosistemnya sudah ada, ada orang tua, ada sekolah, ada klub basket,” jelasnya.

‎Menurut Duta, selama ini kompetisi olahraga basket masih bergantung pada agenda organisasi terkait. Karena itu, Kodim bersama pihak sekolah berinisiatif menghadirkan kompetisi secara mandiri.

‎“Ide besarnya adalah mengkonsolidasikan ekosistem itu. Kalau kami menunggu event dari organisasi terkait, mungkin butuh waktu karena banyak aspek, anggaran dan lain sebagainya. Kami mencoba, kenapa enggak kita saja yang bikin event?” ujarnya.

‎Terkait potensi atlet, Duta menyebut pihaknya belum dapat memberikan penilaian secara langsung karena masih menunggu hasil statistik pertandingan. Panitia menyiapkan tim statistik untuk menganalisis performa para pemain selama turnamen.

‎“Karena saya tidak dapat menjawab semuanya berbasis statistik. Ada tim statistik, nanti kita lihat dan analisis, baru bisa disampaikan mana yang potensial sesuai dengan kualifikasinya masing-masing,” katanya.

‎Untuk hadiah, kategori SMA menyediakan hadiah juara pertama sebesar Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta, dan juara ketiga Rp500 ribu. Sementara kategori SD juga disiapkan hadiah masing-masing sebesar Rp200 ribu dan Rp100 ribu sesuai kategori yang dipertandingkan.

‎Turnamen Dandim Cup 2026 sekaligus diharapkan mampu mempertemukan sekolah, klub, orang tua, dan para pemain muda dalam satu ekosistem pembinaan basket yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita