Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Pemerintahan

Bupati Sosialisasi Program Sekolah Sisan Ngaji Kepada Guru TPQ

badge-check


					Bupati Sosialisasi Program Sekolah Sisan Ngaji Kepada Guru TPQ Perbesar

Klikjateng, Blora – Bupati H. Arief Rohman mensosialisasikan program Sekolan Sisan Ngaji (SSN) kepada Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Blora, di pendopo rumah dinasnya, Selasa (4/6/2024).

Program yang diinisiasi Bupati dan resmi diluncurkan pada 20 Maret 2024 itu terus digenjot dalam rangka menanamkan kepada peserta didik agar mempunyai kebiasaan yang baik dalam melaksanakan ibadah.

“Saya berharap program ini dapat diselenggarakan dengan baik di seluruh sekolah untuk pembekalan pendidikan karakter anak,” ucapnya.

Dijelaskannya, materi inti untuk siswa muslim dari program SSN ada tiga, antara lain siswa setelah lulus SD minimal bisa baca sekaligus tulis Al-Qur’an, kemudian hafal surat pendek serta praktik ibadah dan zikir.

“Saya tidak ingin program ini terkesan memberatkan dan anak-anak terbebani, sebab kebiasaan-kebiasaan yang baik akan mendatangkan kebaikan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk siswa pemeluk agama lain nantinya menyesuaikan ajaran di agamanya masing-masing.

Bupati meminta para guru TPQ untuk mendukung program SSN. Karena kualifikasi kompetensi tenaga pendidik harus sesuai dengan ruang lingkup materi SSN yang diampu.

“Apabila tidak terpenuhi maka sekolah dapat mengusahakan tenaga pendidik yang mempunyai keahlian bidang tersebut yang berasal dari luar satuan pendidikan, seperti: satuan pendidikan terdekat, tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan,” lanjutnya.

Ia pun juga senantiasa membuka diri untuk menerima masukan usul, saran untuk kelanjutan pembangunan ke depan. (

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pemerintahan