Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎ Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran

Pemerintahan

Bupati Sosialisasi Program Sekolah Sisan Ngaji Kepada Guru TPQ

badge-check


					Bupati Sosialisasi Program Sekolah Sisan Ngaji Kepada Guru TPQ Perbesar

Klikjateng, Blora – Bupati H. Arief Rohman mensosialisasikan program Sekolan Sisan Ngaji (SSN) kepada Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Blora, di pendopo rumah dinasnya, Selasa (4/6/2024).

Program yang diinisiasi Bupati dan resmi diluncurkan pada 20 Maret 2024 itu terus digenjot dalam rangka menanamkan kepada peserta didik agar mempunyai kebiasaan yang baik dalam melaksanakan ibadah.

“Saya berharap program ini dapat diselenggarakan dengan baik di seluruh sekolah untuk pembekalan pendidikan karakter anak,” ucapnya.

Dijelaskannya, materi inti untuk siswa muslim dari program SSN ada tiga, antara lain siswa setelah lulus SD minimal bisa baca sekaligus tulis Al-Qur’an, kemudian hafal surat pendek serta praktik ibadah dan zikir.

“Saya tidak ingin program ini terkesan memberatkan dan anak-anak terbebani, sebab kebiasaan-kebiasaan yang baik akan mendatangkan kebaikan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk siswa pemeluk agama lain nantinya menyesuaikan ajaran di agamanya masing-masing.

Bupati meminta para guru TPQ untuk mendukung program SSN. Karena kualifikasi kompetensi tenaga pendidik harus sesuai dengan ruang lingkup materi SSN yang diampu.

“Apabila tidak terpenuhi maka sekolah dapat mengusahakan tenaga pendidik yang mempunyai keahlian bidang tersebut yang berasal dari luar satuan pendidikan, seperti: satuan pendidikan terdekat, tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan,” lanjutnya.

Ia pun juga senantiasa membuka diri untuk menerima masukan usul, saran untuk kelanjutan pembangunan ke depan. (

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pemerintahan