Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎ Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran

Berita

Bupati Harno Tinjau Pembangunan Dua Ruas Jalan di Rembang, Satu Rampung dan Satu Dikebut

badge-check


					Bupati Harno Tinjau Pembangunan Dua Ruas Jalan di Rembang, Satu Rampung dan Satu Dikebut Perbesar

Klikjateng, REMBANG – Bupati Rembang Harno meninjau pembangunan dua ruas jalan di Kecamatan Pamotan dan Gunem, Senin (26/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan kualitas pembangunan memenuhi standar yang ditetapkan.

‎

‎Dua ruas jalan yang ditinjau yakni Kepohagung–Segoromulyo di Kecamatan Pamotan dan Kulutan–Banyuurip di Kecamatan Gunem. Keduanya menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan konektivitas dan kenyamanan mobilitas masyarakat.

‎

‎Ruas jalan Kepohagung–Segoromulyo memiliki panjang 1,6 kilometer dengan lebar 3 meter. Pembangunan menggunakan konstruksi hotmix dengan anggaran sekitar Rp2,3 miliar itu telah rampung pada 12 Oktober 2026.

‎

‎Sementara itu, pembangunan ruas Kulutan–Banyuurip dengan panjang 4,6 kilometer dan lebar 5,5 meter masih berlangsung. Proyek berkontruksi hotmix tersebut didukung anggaran sekitar Rp12,4 miliar.

‎

‎Bupati Rembang Harno mengatakan, peninjauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan di lapangan, termasuk memastikan bagian yang telah selesai maupun yang masih dalam proses pengerjaan.

‎

‎“Tujuan pengecekan ini untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan sudah selesai dan mana yang masih berproses. Yang Kepohagung–Segoromulyo sudah selesai, sedangkan Kulutan–Banyuurip masih dalam proses karena ada kendala pasokan bahan baku aspal,” ujar Harno.

‎

‎Ia menegaskan, kualitas pembangunan harus menjadi perhatian utama agar jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

‎

‎Menurutnya, pengecekan langsung juga menjadi bentuk pengawasan sekaligus dorongan kepada pelaksana agar pekerjaan berjalan optimal dan dapat diselesaikan sesuai target.

‎

‎“Kalau saya datang sendiri dan meminta kualitas yang bagus, paling tidak ada perhatian khusus. Dengan kehadiran saya mengecek pekerjaan di lapangan, kami ingin memastikan hasilnya benar-benar bagus sekaligus memotivasi agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai,” tegasnya.

‎

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Maryosa, menjelaskan bahwa pembangunan ruas Kulutan–Banyuurip saat ini memasuki tahap penyelesaian.

‎

‎Namun, kelanjutan pekerjaan masih bergantung pada ketersediaan pasokan aspal. Pihaknya berharap pasokan bahan baku tersebut dapat tersedia pada awal November 2026 sehingga pekerjaan yang tersisa bisa segera dituntaskan.

‎

‎“Untuk Kulutan–Banyuurip masih ada kendala pasokan aspal. Kami berharap awal November (pasokan aspal) sudah selesai. Dari hasil pengecekan, pengerjaannya sudah sesuai standar, tinggal menyelesaikan bagian yang masih tersisa,” jelasnya.

‎

‎Pemerintah Kabupaten Rembang berharap pembangunan kedua ruas jalan tersebut mampu memperkuat konektivitas antardesa, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

‎

‎Manfaat pembangunan juga dirasakan warga. Aris, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunem, menyambut baik peningkatan jalan yang dinilainya membuat perjalanan lebih nyaman.

‎

‎Ia mengatakan, kondisi jalan sebelumnya relatif sempit dan rusak serta sudah cukup lama tidak mendapatkan perbaikan besar. Kini, jalan yang lebih mulus dan lebar diharapkan dapat memudahkan aktivitas masyarakat sehari-hari.

‎

‎Meski demikian, Aris berharap peningkatan infrastruktur jalan ke depan juga diikuti dengan perhatian terhadap penerangan jalan, terutama untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan pada malam hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita