Menu

Mode Gelap
Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎

Berita

Bupati Grobogan Tutup Rangkaian Pasar Murah, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran ‎

badge-check


					Bupati Grobogan Tutup Rangkaian Pasar Murah, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran ‎ Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Pemerintah Kabupaten Grobogan menggelar Pasar Murah sebagai upaya menjaga ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus menekan lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

‎Bupati Grobogan, Setyo Hadi, secara resmi menutup rangkaian Pasar Murah yang telah digelar hampir selama satu bulan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan di sembilan kecamatan, Kamis (12/3/2026).

‎Pada kegiatan penutupan tersebut, Bupati juga membeli parsel dan menyerahkannya kepada sejumlah pengunjung sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, sekaligus membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

‎“Setiap menghadapi Hari Besar Keagamaan, konsumsi kebutuhan pokok meningkat dan harga bisa naik. Pasar Murah hadir untuk menjaga daya beli masyarakat, membantu warga kurang mampu, serta mendukung UMKM dan IKM lokal,” ujar Bupati.

‎Ia menegaskan bahwa kegiatan Pasar Murah tidak hanya berkaitan dengan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui kolaborasi dengan pelaku usaha.

‎“Kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong antara pemerintah dan pelaku usaha demi kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan Pasar Murah menjadi intervensi pasar yang positif, sekaligus bukti nyata Nyawiji Mbangun Desa Nata Kutha,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Disperindag Grobogan melaporkan bahwa kegiatan Pasar Murah terbagi menjadi dua skema, yakni subsidi komoditas melalui kupon serta penjualan bebas yang melibatkan pelaku usaha UMKM dan IKM.

‎Paket subsidi yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, hingga sirup yang dapat dibeli masyarakat dengan harga lebih terjangkau.

‎Pada kegiatan penutupan yang digelar di halaman Setda Grobogan, juga dibagikan paket sembako gratis dari sejumlah pihak, di antaranya BUMN, BUMD, organisasi profesi, serta pelaku usaha lokal.

‎Kegiatan tersebut menghadirkan sebanyak 42 stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, olahan makanan, hingga produk lainnya dengan harga lebih murah dibandingkan pasar umum.

‎Melalui kegiatan Pasar Murah ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta mendukung perkembangan UMKM dan IKM lokal.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita