Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Bahu Jalan Blora–Randublatung Longsor, Polisi Pasang Pembatas dan Imbau Pengendara Waspada

badge-check


					Bahu Jalan Blora–Randublatung Longsor, Polisi Pasang Pembatas dan Imbau Pengendara Waspada Perbesar

‎Klikjateng, Blora — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Blora mengakibatkan bahu jalan di jalur utama Blora–Randublatung longsor, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Rabu (01/04/2026). Longsoran tersebut mengancam badan jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

‎Menanggapi kejadian tersebut, personel Polsek Banjarejo bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan sekitar pukul 15.15 WIB. Hasil tinjauan di lapangan menunjukkan bahwa longsoran memiliki panjang sekitar 19 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter akibat tergerus derasnya aliran air hujan.

‎Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widodo menyampaikan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

‎“Kami telah menerjunkan personel untuk memastikan kondisi di lapangan. Saat ini di lokasi longsor sudah dipasang tanda pembatas menggunakan drum. Selain itu, dari arah utara dan selatan juga telah dipasang banner imbauan agar pengendara lebih berhati-hati,” ujar AKP Gembong Widodo.

‎Tim yang terdiri dari Aipda Karyanto, Aipda Wawan Kurniawan, dan Brigpol Winarto juga melakukan pembuatan video imbauan Kamseltibcarlantas sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini dilakukan mengingat jalur Blora–Randublatung merupakan akses vital dengan volume kendaraan yang cukup tinggi.

‎Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah tersebut, terlebih saat kondisi hujan atau pada malam hari.

‎Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan di lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita