Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Apel Kesiapsiagaan Musim Hujan 2025/2026 Digelar, Bupati Arief Rohman Tekankan Pentingnya Kewaspadaan

badge-check


					Apel Kesiapsiagaan Musim Hujan 2025/2026 Digelar, Bupati Arief Rohman Tekankan Pentingnya Kewaspadaan Perbesar

Klikjateng, Blora – Menjelang puncak musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tahun 2025/2026 di Alun-Alun Kabupaten Blora, Kamis (27/11/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman.

Dalam sambutannya, Bupati Arief mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan syukur karena dapat berkumpul dalam keadaan sehat guna memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Saat ini kita telah memasuki musim hujan dan diprakirakan mencapai puncaknya pada Januari hingga Februari 2026. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, angin kencang, tanah longsor, serta potensi cuaca ekstrem,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa manajemen penanggulangan bencana harus terus ditingkatkan, mulai dari pencegahan, mitigasi, kesiapan, tanggap darurat, hingga pemulihan. Ia meminta BPBD bersama OPD terkait, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan untuk lebih sigap memperkuat sistem kesiapsiagaan daerah.

“Peristiwa demi peristiwa bencana harus menjadi guru bagi kita semua. Dengan meningkatkan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan, kita dapat meminimalisasi risiko dan dampak yang timbul,” lanjut Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, Mulyowati, memaparkan perkembangan kejadian bencana selama satu tahun terakhir. Berdasarkan data sejak Oktober 2024 hingga November 2025, tercatat:

Banjir: 10 kejadian

Angin kencang: 39 kejadian

Tanah longsor: 24 kejadian

Total kerugian: diperkirakan mencapai Rp24,932 miliar

Mulyowati menyebutkan bahwa terjadi peningkatan jumlah kejadian maupun dampak jika dibandingkan musim hujan sebelumnya.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, Kepala Instansi Vertikal, Kepala OPD, seluruh Camat, pimpinan BUMN/BUMD, unsur TNI-Polri, relawan penanggulangan bencana, hingga elemen masyarakat lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Blora berharap sinergi seluruh pihak semakin kuat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama musim penghujan tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita