Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Antusiasme Pelajar Kudus Sambut Uji Coba Program Makan Siang Bergizi Gratis

badge-check


					Antusiasme Pelajar Kudus Sambut Uji Coba Program Makan Siang Bergizi Gratis Perbesar

Klikjateng, Kudus – Para pelajar di Kabupaten Kudus menyambut dengan antusias program uji coba makan siang bergizi gratis yang diinisiasi oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Program ini dianggap sangat membantu para siswa, terutama karena mereka tidak perlu membawa bekal ke sekolah.

Uji coba yang dimulai pada Selasa, 1 Oktober hingga Kamis, 3 Oktober 2024, melibatkan empat sekolah dengan total 2.559 siswa. Sekolah-sekolah tersebut antara lain SDN 2 Wergu Wetan, SDIT Umar Bin Khattab, SMPN 1 Gebog, dan MTS Negeri 1 Kudus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti, menyebutkan bahwa uji coba ini merupakan langkah awal untuk mengukur efektivitas dan efisiensi program sebelum diimplementasikan lebih luas pada 2025. “Selama empat hari, kita akan menilai kesiapan logistik, distribusi, serta kualitas makanan yang diberikan kepada siswa,” ungkap Revlisianto pada Rabu (2/10).

Program ini menggunakan anggaran tak terduga APBD Kudus tahun 2024 sebesar Rp140 juta, ditambah dengan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa pihak. Meski anggaran terbatas, Revlisianto optimis program ini akan berdampak positif dalam meningkatkan gizi siswa.

Tanggapan Positif Sekolah dan Orang Tua

Kepala SDN 2 Wergu Wetan, salah satu sekolah yang mengikuti uji coba, menyatakan bahwa program makan siang gratis sangat membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa. “Kami melihat antusiasme siswa meningkat. Mereka lebih bersemangat mengikuti pelajaran setelah makan siang,” ujarnya.

Sejumlah orang tua juga memberikan apresiasi. “Program ini meringankan beban kami sebagai orang tua dan memastikan anak-anak kami mendapatkan makanan yang sehat di sekolah,” kata salah satu wali murid SDIT Umar Bin Khattab.

Harapan Program Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Kudus berharap, melalui evaluasi uji coba ini, program makan siang bergizi gratis dapat dijalankan dengan lebih matang pada 2025. Selain meningkatkan kesehatan, program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan siswa di Kudus.

Uji coba program ini adalah langkah awal dalam mewujudkan visi pemerintah daerah untuk memperbaiki kesejahteraan dan prestasi pelajar melalui asupan gizi yang baik.

(Ka/V)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita