Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Antisipasi Banjir, Bupati Kudus Pimpin Karya Bakti Bersihkan Drainase Jalur Lingkar ‎

badge-check


					Antisipasi Banjir, Bupati Kudus Pimpin Karya Bakti Bersihkan Drainase Jalur Lingkar ‎ Perbesar

Klikjateng Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus memperkuat upaya pencegahan genangan air dan banjir dengan menggelar karya bakti pembersihan gorong-gorong serta saluran drainase di kawasan Proliman Tanjungkarang, Jalur Lingkar Kudus, Jumat (10/7/2026).

‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dan melibatkan sebanyak 174 personel yang terdiri atas organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, instansi pusat, TNI, Polri, serta relawan.

‎Karya bakti ini merupakan lanjutan dari kegiatan pembersihan drainase yang telah dilakukan sebelumnya sebagai upaya menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal, terutama menghadapi musim hujan. Selain itu, kegiatan juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

‎Bupati Sam’ani Intakoris mengatakan, persoalan banjir harus diantisipasi sejak dini melalui aksi nyata di lapangan. Menurutnya, sejumlah gorong-gorong yang dipenuhi sedimentasi dan sampah perlu segera dibersihkan agar aliran air tetap lancar.

‎”Kita tidak boleh patah semangat. Pembersihan gorong-gorong ini merupakan ikhtiar bersama agar saluran drainase kembali berfungsi dengan baik sehingga kawasan Jalur Lingkar Kudus terhindar dari genangan maupun banjir. Ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan pembersihan yang sudah kita lakukan sebelumnya,” ujarnya.

‎Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut dan berharap semangat gotong royong terus menjadi budaya masyarakat Kudus.

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, pemerintah desa, instansi pusat, TNI, Polri, relawan, dan semua pihak yang telah bergotong royong. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Saya juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air agar hasil kerja bersama ini dapat terus dirasakan manfaatnya,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa karya bakti difokuskan untuk mengoptimalkan fungsi drainase di sepanjang Jalur Lingkar Kudus yang selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan.

‎”Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi genangan air dan banjir di Jalur Lingkar Kudus sekaligus menjaga fungsi drainase agar tetap optimal. Selain mendukung keselamatan pengguna jalan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi yang kuat antara instansi pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, Polri, serta relawan dalam menjaga infrastruktur dan lingkungan,” jelasnya.

‎Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kudus berharap sistem drainase kembali berfungsi secara optimal sehingga risiko banjir dapat diminimalkan. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air, sehingga upaya pencegahan banjir dapat berjalan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita