Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Angka Kemiskinan di Blora Turun Signifikan, Bupati Arief: Bukti Kondisi Aman dan Terkendali

badge-check


					Angka Kemiskinan di Blora Turun Signifikan, Bupati Arief: Bukti Kondisi Aman dan Terkendali Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabupaten Blora mencatatkan perkembangan positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan laporan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Blora, Rukhedi, angka kemiskinan tahun 2025 turun cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah angka kemiskinan di Kabupaten Blora pada tahun 2025 turun, dan turunnya cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Rukhedi dalam rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di ruang pertemuan Setda Blora, Rabu (10/9/2025).

Menurut data BPS, angka kemiskinan di Blora tahun 2025 berada di level 10,58 persen, atau turun 0,8 poin dari tahun 2024 yang mencapai 11,42 persen. Jumlah penduduk miskin pun berkurang dari 99,14 ribu jiwa pada 2024 menjadi 92,01 ribu jiwa pada 2025.

Rukhedi menambahkan, angka kemiskinan Blora saat ini lebih rendah dibandingkan daerah tetangga, seperti Grobogan (10,63 persen) dan Rembang (13,01 persen). Namun, angka tersebut masih berada di atas rata-rata Jawa Tengah yang mencapai 9,48 persen.

“Mudah-mudahan Blora semakin sukses dalam mengembangkan perekonomian, sehingga kemiskinan bisa semakin menurun dan kesejahteraan semakin naik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora pada semester I 2025. Jika dihitung tanpa sektor migas, pertumbuhan mencapai 5,23 persen. Sementara jika dihitung dengan migas yang kontribusinya belum optimal, pertumbuhan agregat berada di angka 4,21 persen.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, turunnya angka kemiskinan dan stabilnya pertumbuhan ekonomi menjadi bukti bahwa kondisi Blora aman dan terkendali.

“Alhamdulillah kemiskinan bisa turun, pertumbuhan ekonominya stabil, dan ini menjadi jawaban juga, bahwa kondisi Blora itu aman dan terkendali. Ini yang harus kita jaga bersama. Termasuk saya juga terima kasih Bu Wakil yang sudah mengawal terkait pengentasan kemiskinan,” ucap Bupati Arief.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, berharap tahun mendatang angka kemiskinan bisa terus ditekan hingga berada di bawah dua digit.

“Sekarang tinggal sedikit lagi. Kalau bisa di bawah 9 persen, itu sudah luar biasa. Selain itu, pertumbuhan ekonomi 5,23 persen juga cukup bagus,” terang Komang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita