Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Angin Puting Beliung Terjang Desa Palon Jepon, Rumah Warga dan Serambi Masjid Rusak

badge-check


					Angin Puting Beliung Terjang Desa Palon Jepon, Rumah Warga dan Serambi Masjid Rusak Perbesar

‎Klikjateng, Blora — Cuaca ekstrem berupa hujan gerimis disertai angin kencang yang diduga angin puting beliung menerjang wilayah Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Sabtu (28/03/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan satu rumah warga rusak tertimpa pohon serta robohnya serambi Masjid Jami’ Baitussalam.

‎Mendapatkan laporan kejadian, petugas gabungan dari Polsek Jepon bersama TNI dan warga sekitar langsung bergerak cepat menuju lokasi. Mereka melakukan evakuasi material pohon tumbang sekaligus membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat terjangan angin kencang.

‎Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Jepon Moh. Junaidi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa personel di lapangan langsung bersinergi dengan unsur terkait untuk menangani dampak bencana.

‎“Benar telah terjadi musibah angin puting beliung di Desa Palon. Anggota kami sudah di lokasi bersama TNI dan warga untuk membantu evakuasi pohon yang menimpa rumah warga serta membersihkan area masjid,” ujar Moh. Junaidi.

‎Berdasarkan data di lapangan, pohon tumbang menimpa rumah milik warga berinisial N yang berada di RT 02 RW 02 Desa Palon. Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

‎Selain itu, angin kencang juga menyebabkan serambi Masjid Jami’ Baitussalam Palon roboh dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta.

‎Meski menimbulkan kerusakan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Situasi di lokasi juga telah berangsur kondusif setelah dilakukan penanganan bersama.

‎Kapolsek Jepon mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Blora.

‎“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita