Klikjateng, Blora – RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pasien ketika terjadi gangguan listrik, kerusakan alat medis, maupun kendala fasilitas lainnya.
Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, mengatakan rumah sakit memiliki sistem pendukung kelistrikan berupa generator set (genset) cadangan otomatis dan Uninterruptible Power Supply (UPS) di sejumlah area kritis.
Genset dengan fitur auto-start dirancang untuk menyala secara otomatis dalam hitungan detik setelah aliran listrik dari PLN terputus. Sementara itu, UPS digunakan untuk menjaga pasokan listrik sementara pada peralatan tertentu agar tetap beroperasi ketika terjadi gangguan aliran listrik.
Menurut Wilys, UPS ditempatkan di sejumlah area yang membutuhkan dukungan kelistrikan berkelanjutan, meliputi Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), kamar operasi, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
”Untuk antisipasi gangguan listrik, tersedia genset cadangan otomatis yang aktif dalam hitungan detik setelah aliran PLN terputus, serta UPS khusus di area kritis seperti ICU, NICU, kamar operasi, dan IGD,” demikian penjelasan Wilys, Senin (26/10/2026).
Selain mengantisipasi gangguan listrik, rumah sakit juga menyiapkan prosedur untuk menghadapi kerusakan peralatan medis yang berpotensi menghambat pelayanan pasien.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah prosedur backup device atau penyediaan alat medis cadangan di unit terkait. Dengan mekanisme tersebut, pelayanan diharapkan tetap dapat berjalan ketika peralatan utama mengalami gangguan.
Rumah sakit juga memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk mengalihkan pasien darurat ke alat medis lain atau ruangan berbeda yang masih berfungsi apabila terjadi kerusakan peralatan.
Pengalihan tersebut menjadi salah satu langkah antisipasi agar pasien yang membutuhkan penanganan segera tetap memperoleh pelayanan medis tanpa harus bergantung pada satu perangkat atau ruangan tertentu.
Kesiapan sistem kelistrikan, alat medis cadangan, dan prosedur pengalihan pasien menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan rumah sakit, terutama bagi pasien dalam kondisi kritis dan membutuhkan tindakan medis segera.
RSUD dr. R. Soeprapto Cepu diharapkan dapat terus menjaga kesiapan sarana pendukung tersebut melalui pemeliharaan berkala dan evaluasi prosedur penanganan gangguan, sehingga keselamatan pasien tetap menjadi prioritas dalam setiap kondisi darurat.






