Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Dinkominfo Demak Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Tiga Aplikasi Jalani IT Security Assessment

badge-check


					Dinkominfo Demak Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Tiga Aplikasi Jalani IT Security Assessment Perbesar

Klikjateng Demak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat keamanan sistem informasi guna mendukung pelayanan publik yang lebih optimal. Upaya tersebut dilakukan melalui IT Security Assessment (ITSA) terhadap tiga aplikasi berbasis website, yakni Satu Data Demak, JDIH Kabupaten Demak, dan Desa Waskita.

‎Komitmen tersebut disampaikan dalam Kick Off Meeting IT Security Assessment yang digelar di Ruang Rapat Smart City, Senin (6/7/2026).

‎Sekretaris Dinkominfo Demak, Tri Edy Utomo, mengatakan ITSA merupakan proses identifikasi kerentanan dan penilaian risiko terhadap sistem aplikasi, website, maupun infrastruktur jaringan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mengoptimalkan kinerja pemerintahan.

‎”ITSA merupakan langkah strategis dan proaktif untuk mengidentifikasi serta memetakan kerentanan pada infrastruktur, aplikasi, dan sistem. Melalui kegiatan ini, kita dapat mengukur kepatuhan terhadap standar keamanan nasional maupun internasional, sekaligus menyusun strategi mitigasi risiko yang lebih kuat, terukur, dan tepat sasaran guna menjaga integritas data organisasi,” ujar Tri Edy.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinkominfo Demak, Andy Kurniawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan ITSA menjadi wujud sinergi antara Dinkominfo dan BSSN dalam memperkuat keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.

‎Ia menjelaskan, pelaksanaan ITSA tahun 2026 merupakan yang kedelapan sejak pertama kali dilaksanakan pada 2017. Hingga saat ini, sebanyak 30 aplikasi milik Pemerintah Kabupaten Demak telah menjalani asesmen keamanan.

‎Andy berharap hasil asesmen tersebut mampu meningkatkan keamanan aplikasi yang digunakan pemerintah daerah sehingga kinerjanya semakin optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎Di sisi lain, Tim BSSN, Aeni Jamalia, menjelaskan bahwa layanan IT Security Assessment mencakup identifikasi kerentanan serta pemberian rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan celah keamanan pada sistem elektronik, baik website, API, aplikasi Android dan iOS, jaringan, maupun server.

‎”Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk melaksanakan pengujian ini. Selain mengidentifikasi kerentanan, kami juga akan memberikan rekomendasi solusi dan langkah-langkah pengamanan yang dapat diterapkan,” kata Aeni.

‎Melalui kerja sama ini, Pemkab Demak berharap sistem informasi yang digunakan semakin aman, andal, dan mampu mendukung pelayanan publik yang cepat, efektif, serta terlindungi dari berbagai ancaman siber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita