Menu

Mode Gelap
Pemkab Rembang Perpanjang Kontrak 1.198 PPPK Selama Satu Tahun 18 Peserta Ikuti Seleksi Perangkat Desa Jagong, Empat Formasi Kosong Siap Diisi ‎ Gebyar GASTRA 10 Muharam, Baznas Blora Santuni 815 Anak Yatim Seleksi Perangkat Desa Kemiri Diikuti 10 Peserta, Enam Jabatan Kosong Akan Diisi ‎ Seleksi Perangkat Desa Kalangrejo Buka 6 Formasi, Diikuti 17 Peserta ‎ Seleksi Perangkat Desa Plosorejo Diikuti 18 Peserta, Lima Formasi Kosong Segera Diisi ‎

Berita

Gebyar GASTRA 10 Muharam, Baznas Blora Santuni 815 Anak Yatim

badge-check


					Gebyar GASTRA 10 Muharam, Baznas Blora Santuni 815 Anak Yatim Perbesar

Klikjateng Blora – Pemerintah Kabupaten Blora bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora menggelar Gebyar Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA) 10 Muharam 1448 Hijriah sekaligus memberikan santunan kepada 815 anak yatim di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (25/6/2026).

‎Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Kepala Dinas Pendidikan, para kepala SMP, Korwil Bidang Pendidikan se-Kabupaten Blora, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

‎Dalam sambutannya, Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi atas keberlangsungan Program Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA) yang terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sejak pertama kali diluncurkan pada 3 Agustus 2025, program tersebut telah menyalurkan santunan kepada 2.657 penerima manfaat.

‎“Sejak Program GASTRA ini pertama kali diluncurkan pada tanggal 3 Agustus 2025 yang lalu, alhamdulillah secara akumulatif telah berhasil memberikan santunan kepada 2.657 penerima. Capaian yang luar biasa ini merupakan bukti kekuatan gotong royong dan tingginya kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Blora,” ungkapnya.

‎Menurut Arief, GASTRA bukan sekadar program rutin, melainkan wujud nyata kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi yang tumbuh di tengah masyarakat. Sedekah subuh yang dihimpun secara konsisten melalui program tersebut telah menjadi sarana efektif untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.

‎“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan konsisten mendukung pelaksanaan Program GASTRA. Program ini telah menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat tali solidaritas dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

‎Bupati juga mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, partisipasi tidak hanya berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga perlu melibatkan BUMN, BUMD, serta para pelaku usaha di Kabupaten Blora.

‎“Ke depan, tidak hanya ASN. Kami mengajak teman-teman dari BUMN, BUMD, dan para pengusaha di Kabupaten Blora untuk ikut berpartisipasi melaksanakan kegiatan GASTRA yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

‎Selain itu, Arief menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Ia meminta Baznas terus menjaga akuntabilitas, bahkan mengajak media massa ikut melakukan pengawasan agar seluruh dana yang dihimpun dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

‎“Kami meminta agar pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara transparan. Teman-teman media juga kami minta ikut mengawasi sehingga seluruh dana yang dihimpun benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

‎Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blora, H. Sutaat, menyampaikan bahwa Program GASTRA yang dipelopori Bupati Blora telah berkembang menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat luas di berbagai bidang, mulai dari kemanusiaan, kebencanaan, kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Di bidang pendidikan, Baznas memberikan beasiswa kepada mahasiswa di empat perguruan tinggi swasta di Kabupaten Blora. Selain itu, setiap peringatan Hari Santri, Baznas juga menyalurkan beasiswa tahfidz senilai Rp150 juta kepada para penerima manfaat.

‎Pada sektor kesehatan, Baznas Kabupaten Blora pada tahun 2025 telah membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi 2.000 warga kurang mampu. Jumlah tersebut meningkat menjadi 3.000 penerima pada tahun 2026 dengan nilai bantuan mencapai Rp105 juta setiap bulan.

‎Baznas juga mendukung program penanganan stunting melalui bantuan pembangunan jamban bagi keluarga kurang mampu dalam rangka mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Selain itu, Baznas Kabupaten Blora menjadi satu-satunya Baznas di Jawa Tengah yang membayarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid se-Kabupaten Blora.

‎“Program ini bahkan menjadi perhatian pada Rakorda Baznas Jawa Tengah karena Kabupaten Blora menjadi satu-satunya daerah yang memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para marbot masjid,” jelas Sutaat.

‎Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Baznas juga menjalankan berbagai program pemberdayaan seperti bantuan gerobak usaha, peternakan, pertanian, hingga pelatihan keterampilan kerja. Program terbaru yang saat ini dibuka adalah pelatihan Gada Pratama bekerja sama dengan PT SAW Semarang. Dari kuota 60 peserta, tercatat sebanyak 185 orang telah mendaftar. Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–15 Juli 2026 dan sekaligus difasilitasi penyaluran kerja bagi para peserta.

‎Sutaat menambahkan, kegiatan GASTRA rutin dilaksanakan setiap Ahad Pahing yang diawali dengan salat Subuh berjamaah, dzikir, tausiah, dan dilanjutkan dengan santunan. Dana yang dihimpun melalui kaleng sedekah sukarela sejak Desember 2025 hingga Juni 2026 telah berhasil disalurkan kepada anak yatim dengan nilai mencapai Rp739 juta.

‎Pada Gebyar GASTRA 10 Muharam 1448 Hijriah kali ini, sebanyak 815 anak yatim menerima santunan. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Blora dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita