Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Pendapatan RSUD Cepu 2025 Lampaui Target, Tembus Rp72,7 Miliar

badge-check


					Pendapatan RSUD Cepu 2025 Lampaui Target, Tembus Rp72,7 Miliar Perbesar

Klikjateng, Blora — Kinerja keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menunjukkan capaian positif sepanjang tahun 2025. Realisasi pendapatan rumah sakit tersebut tercatat mencapai Rp72,7 miliar atau 108,5 persen dari target yang telah ditetapkan.

‎Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, mengungkapkan bahwa capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp59,9 miliar.

‎“Realisasi penerimaan BLUD RSUD Cepu tahun 2025 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

‎Berdasarkan perbandingan data Triwulan IV tahun 2024 dan 2025, target pendapatan BLUD juga mengalami kenaikan sekitar 8,9 persen. Bahkan, realisasi pendapatan hingga akhir tahun 2025 meningkat lebih tinggi, yakni sekitar 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

‎Kontributor terbesar pendapatan RSUD Cepu berasal dari retribusi pelayanan kesehatan dengan capaian sekitar Rp72,09 miliar atau 108,4 persen dari target. Selain itu, pendapatan dari layanan BPJS Kesehatan juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 28 persen.

‎Tak hanya itu, pendapatan dari jasa giro mencatat lonjakan paling tinggi, yakni mencapai 324,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

‎Jika dilihat dari rata-rata pendapatan bulanan, RSUD Cepu juga mencatat tren peningkatan. Pada tahun 2024, rata-rata pendapatan per bulan berada di kisaran Rp4,7 miliar, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi sekitar Rp5,7 miliar. Puncak pendapatan tertinggi terjadi pada September dan Desember 2025.

‎Sementara itu, dari sisi belanja, realisasi anggaran RSUD Cepu hingga Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar 95,7 persen dari total pagu yang ditetapkan.

‎Rinciannya, realisasi belanja dari sumber dana BLUD mencapai 95,8 persen, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 96,3 persen, Bantuan Provinsi (Banprov) 95,9 persen, dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 89,0 persen.

‎“Secara keseluruhan, tingkat realisasi belanja RSUD dr. R. Soeprapto Cepu mencapai 95,7 persen dari total pagu anggaran,” jelasnya.

‎Paparan kinerja keuangan tersebut disampaikan manajemen RSUD kepada Dewan Pengawas sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan anggaran sekaligus upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita