Menu

Mode Gelap
Wabup Blora Dorong Petani Hutan Sosial Kembangkan Usaha, Siap Upayakan Bantuan CSR Pemkab Blora Gandeng UIN Sunan Kalijaga, Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Pembangunan Daerah Truk dan Pick up Terlibat Kecelakaan di Jalan Blora–Cepu, Tiga Orang Terlibat Insiden Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎

Berita

Mobil Polri Dibakar Massa Saat Unjuk Rasa di Pati, Sejumlah Fasilitas Pemkab Rusak

badge-check


					Mobil Polri Dibakar Massa Saat Unjuk Rasa di Pati, Sejumlah Fasilitas Pemkab Rusak Perbesar

Klikjateng, Blora – Aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025), berakhir ricuh. Massa diduga melakukan pembakaran terhadap satu unit mobil Polri serta merusak sejumlah fasilitas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya benar, dari aksi unjuk rasa anarkis tadi ada satu kendaraan Polri yang digulingkan oleh massa dan dibakar,” ujarnya di Pati.

Menurutnya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penelusuran dan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Andi, salah satu warga yang berada di lokasi, mengungkapkan mobil yang terbakar merupakan kendaraan operasional aparat kepolisian. “Itu mobil polisi, jenis Toyota Avanza. Posisi terbalik di Jalan Dokter Wahidin, lalu ludes terbakar,” katanya. Mobil tersebut kemudian dievakuasi dari lokasi pada sore hari.

Selain pembakaran mobil, kerusakan juga terjadi pada sarana dan prasarana milik Pemkab Pati. Lampu hias di tembok pendopo hingga kaca jendela gedung perkantoran di kompleks Pendopo yang berada di Jalan Tombronegoro Pati, turut menjadi sasaran perusakan.

Tulisan nama kantor bupati juga dirusak. Tidak hanya itu, Gedung DPRD Pati mengalami perusakan serupa. Massa mencoret tembok dengan kata-kata tidak pantas serta melempar vas bunga ke pintu ruang rapat paripurna DPRD.

Hingga kini, aparat keamanan masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan lanjutan, sementara penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap pelaku perusakan dan pembakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita