Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Kacau !! Suami Doyan Judi Online, Ratusan Istri di Blora Minta Gugat Cerai

badge-check


					Kacau !! Suami Doyan Judi Online, Ratusan Istri di Blora Minta Gugat Cerai Perbesar

Klikjateng, Blora – Sebanyak 711 istri mengajukan gugatan cerai pada suaminya di Pengadilan Agama Blora. Kasus terbanyak didominasi dengan alasan suami ketagihan bermain judi online.

 

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Blora, Anjar Wisnugroho mengatakan, dalam kurun waktu Januari hingga Juni, kasus perceraian di Blora mencapai 948 kasus.

 

Pengajuan perceraian paling banyak dilakukan dari pihak perempuan atau cerai gugat.

 

“Jumlah angka perceraian yang ditangani di pengadilan agama Blora, cerai talak itu ada 237 perkara masuk, kemudian, untuk cerai gugat ada 711 perkara masuk,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, ada beragam faktor yang mendasari pengajuan gugat cerai tersebut. Di antaranya faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus. Kemudian, meninggalkan salah satu pihak sehingga mengajukan gugatan cerai.

 

“Terdapat juga kekerasan rumah tangga, poligami, dan ada juga laki-laki yang tidak melakukan kewajiban sebagai kepala rumah tangga. Terlebih lagi banyak yang doyan bermain judi online,” ujarnya.

Ia menambahkan, aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi salah satu penyumbang angka perceraian di Kabupaten Blora.

 

“Alasannya itu pasti pertengkaran terus menerus. Kesenjangan ekonomi atau kesenjangan penghasilan dengan istri itu biasanya,” ucapnya.

 

Sementara itu, berdasarkan catatan dari BKD, sejak Januari hingga Mei 2024 total ada 13 ASN di Blora yang mengajukan cerai.

 

 

(Ag/Ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita