Menu

Mode Gelap
Truk dan Motor Satria FU Terlibat Kecelakaan di Jepon Blora, Satu Pengendara Luka Bupati Kudus Lepas 352 Peserta Program Pertukaran Murid dan Guru 2026, Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan Pemkab Blora Gandeng UNISMA, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma untuk Dorong Pembangunan Daerah 66 Pelajar LP Ma’arif Jateng Ikuti Seleksi Nasional Magang ke Jepang di Blora Diduga Terobos Lampu Merah, Grand Max Tabrak Motor Wartawan di Simpang Empat SMP 1 Blora 25 Perangkat Desa di Kecamatan Kunduran Resmi Dilantik, PMD Blora Tekankan Semangat Pengabdian dan Pelayanan

Berita

207 Wisudawan PEM Akamigas Cepu Dikukuhkan, 40 Persen Lulusan Sudah Kantongi Pekerjaan

badge-check


					207 Wisudawan PEM Akamigas Cepu Dikukuhkan, 40 Persen Lulusan Sudah Kantongi Pekerjaan Perbesar

Klikjateng Blora – Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-55 Program Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Graha Oktana, Cepu, Jumat (17/7/2026). Sebanyak 207 wisudawan resmi dikukuhkan, dengan capaian membanggakan karena sekitar 40 persen di antaranya telah memperoleh pekerjaan sebelum lulus.

‎Prosesi wisuda dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Prof. Dr. Ir. Ahmad Erani Yustika, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, jajaran Forkopimda, civitas akademika, serta para orang tua wisudawan.

‎Direktur PEM Akamigas Cepu, Dr. Erdila Indriani, menjelaskan peningkatan serapan kerja lulusan dari 27 persen pada 2025 menjadi 40 persen pada tahun ini merupakan hasil penerapan konsep 8+I Link and Match, yang mengintegrasikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri.

‎Menurutnya, sinergi dengan industri dilakukan sejak penyusunan kurikulum, pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), menghadirkan praktisi sebagai dosen tamu, hingga program magang industri selama satu semester.

‎”Sinergi kami dengan dunia industri tidak lagi sekadar formalitas. Industri terlibat aktif sejak penyusunan kurikulum hingga mahasiswa mengikuti magang industri minimal satu semester penuh,” ujar Erdila.

‎Selain itu, mahasiswa juga diwajibkan memiliki sertifikasi kompetensi sesuai standar industri sebelum dinyatakan lulus. Para dosen pun secara berkala mengikuti on the job training agar selalu mengikuti perkembangan teknologi di sektor energi dan migas.

‎Sebanyak 207 wisudawan yang dikukuhkan berasal dari lima program studi, yakni Teknik Produksi Minyak dan Gas sebanyak 28 lulusan, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas 66 lulusan, Teknik Mesin Kilang 36 lulusan, Teknik Instrumentasi Kilang 37 lulusan, serta Logistik Minyak dan Gas sebanyak 40 lulusan.

‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 85 lulusan berhasil meraih predikat Cum Laude.

‎Sorotan utama diberikan kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto, lulusan Program Studi Teknik Pengolahan Minyak dan Gas asal Cepu yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik institusi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90.

‎Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Rendy. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa putra daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

‎”Secara khusus saya mengucapkan selamat kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto. Prestasi luar biasa sebagai putra asli Cepu ini harus menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda di Kabupaten Blora. Ini bukti nyata bahwa anak daerah mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Arief.

‎Rendy yang menempuh pendidikan melalui beasiswa penuh dari Kementerian ESDM mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya.

‎”Saya sangat berterima kasih atas kesempatan beasiswa penuh ini. Ilmu yang saya dapatkan di PEM Akamigas akan saya dedikasikan untuk kemajuan bangsa dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Blora,” ujarnya.

‎Sementara itu, Sekjen Kementerian ESDM Prof. Ahmad Erani Yustika mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap pengembangan pendidikan vokasi di sektor energi.

‎Ia juga mengingatkan para wisudawan agar terus meningkatkan kompetensi karena industri energi tengah menghadapi perubahan yang sangat cepat akibat perkembangan teknologi dan transisi energi.

‎”Dunia berubah sangat cepat. Pengetahuan yang diperoleh hari ini adalah fondasi awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan industri,” tegasnya.

‎Selain mencatat prestasi lulusan, PEM Akamigas juga melaporkan seluruh program studinya telah meraih akreditasi Unggul dari LAM Teknik PII serta didukung laboratorium berstandar ISO 17025.

‎Ke depan, kampus yang berada di bawah Kementerian ESDM tersebut menargetkan jumlah mahasiswa meningkat dari 1.543 orang menjadi sekitar 4.500 mahasiswa pada tahun 2030. Untuk mendukung target tersebut, PEM Akamigas tengah menyiapkan pembangunan laboratorium terpadu di kawasan Nglajo, membuka program studi baru yang berfokus pada energi terbarukan, serta memperluas kerja sama internasional guna mencetak sumber daya manusia yang siap mendukung kemandirian energi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita